Berita Forex – Dollar bergerak di level tertinggi dalam 3 1/2 bulan terhadap yen pada awal perdagangan hari Jumat, memperpanjang kenaikan yang diraih semalam di tengah pasar yang bersiap untuk kepemimpinan Donald Trump yang dapat menstimulus ekonomi fiskalĀ AS dan menaikan suku bunga. Penguatan dollar berpotensi berlanjut hingga sesi perdagangan Amerika Utara karena data sentimen konsumen yang dirilis oleh University of Michiga memperkirakan untuk kenaikan indeks dari periode sebelumnya.

Pasar ekuitas Asia melemah di awal perdagangan hari Jumat seiring melonjaknya imbal hasil obligasi AS karena ekspektasi pasar bahwa kebijakan dari Presiden AS terpilih yaitu Donald Trump akan memicu inflasi. Spekulasi tersebut tentu akan memperkuat ekspektasi untuk kenaikan suku bunga AS dalam waktu dekat yang mana itu akan semakin menekan pasar ekuitas.

Harga emas menguat tipis pada awal perdagangan Asia, setelah turun hampir 1.5% di sesi sebelumnya, karena pasar yang memikirkan outlook pertumbuhan ekonomi dan waktu kenaikan suku bunga setelah pemilu AS. Namun harga emas berpotensi melanjutkan pelemahannya karena data ekonomi nanti malam diperkirakan akan kembali mendukung penguatan dollar.

Harga minyak turun pada awal perdagangan hari Jumat, di tengah pasar yang tampaknya fokus kembali pada kondisi melimpahnya pasar minyak global serta tingginya angka produsksi dari OPEC. Untuk hari ini yang akan menggerakan harga pasar adalah laporan aktivitas rig dari Baker Hughes.