Berita Forex Hari Ini Rabu, 30 Nopember 2016:
Pertemuan negara-negara anggota OPEC

Jam 07:30 WIB: data Building Permits di Australia bulan Oktober 2016 (Berdampak medium-tinggi pada AUD)
Jumlah ijin mendirikan bangunan (Building Permits) merupakan indikator untuk aktivitas pekerjaan konstruksi bangunan yang akan mempengaruhi pertambahan tenaga kerja, pembelian produk material bangunan dan investasi perumahan. Rilis data berupa persentasi perubahan jumlah ijin bangunan dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Bulan September lalu jumlah ijin bangunan di Australia turun 8.7% ke angka 18,945 unit, lebih rendah dari perkiraan yang akan turun 2.8% dan merupakan persentase penurunan tertinggi sepanjang tahun ini. Untuk bulan Oktober 2016 diperkirakan jumlah ijin bangunan akan kembali naik 2.2%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan AUD menguat.

Jam 14:00 WIB: data Retail Sales Jerman bulan Oktober 2016 (Berdampak medium pada EUR)
Indikator ini mengukur persentase perubahan volume penjualan retail selama periode sebulan (month over month atau m/m) dan setahun (year over year atau y/y). Penjualan retail menunjukkan tingkat pengeluaran konsumen yang akan berdampak pada tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Data penjualan retail Jerman yang dirilis tidak termasuk produk otomotif dan yang berdampak biasanya adalah data penjualan retail m/m.

Bulan Agustus lalu penjualan retail Jerman m/m turun 1.4% (atau -1.4%), lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 0.2% dan merupakan persentase penurunan tertinggi sejak September 2014, sementara untuk basis tahunan (y/y) penjualan retail naik 0.4%, lebih rendah dari bulan Agustus yang naik 3.8%. Untuk bulan Oktober 2016 diperkirakan penjualan retail m/m akan kembali naik 1.0%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan EUR.

Jam 14:00 WIB: hasil Bank Stress Test di Inggris dan BoE Financial Stability Report (Berdampak tinggi pada GBP)
Pada saat yang bersamaan akan dirilis hasil stress test bank-bank di Inggris oleh BoE dan Financial Stability Report. Stress test menguji ketahanan bank-bank di Inggris terhadap krisis, dan Financial Stability Report berisi pandangan bank sentral terhadap kestabilan dalam sistem keuangan Inggris, potensi resikonya dan perbaikan apa saja yang harus dilakukan. Laporan ini dirilis 2 kali dalam setahun. Jika sebagian besar bank-bank tersebut lolos stress test maka akan cenderung menyebabkan GBP menguat. Hasil rilis stress test bisa dibaca disini, dan Financial Stability Report bisa dibaca disini.

Jam 15:55 WIB: data pencari kerja di Jerman bulan Nopember 2016 (Berdampak medium pada EUR)
Data ini mengukur perubahan jumlah pencari kerja di Jerman dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Jumlah pengangguran sangat berhubungan dengan tingkat pengangguran dan jumlah tenaga kerja yang akan berpengaruh pada aktivitas perekonomian Jerman pada khususnya dan kawasan Euro pada umumnya

Jumlah pencari kerja di Jerman pada bulan Oktober lalu berkurang 14,000 orang, lebih rendah dari perkiraan yang akan berkurang 1,000 orang dan yang terendah sejak bulan April lalu, sementara tingkat pengangguran bulan September berada pada angka 4.1%, sama dengan bulan Agustus dan yang terendah sejak Pebruari 1981. Untuk bulan Nopember 2016 diperkirakan jumlah pencari kerja di Jerman akan kembali berkurang 6,000 (atau -6,000). Jumlah pencari kerja yang lebih rendah dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan EUR.

Jam 17:00 WIB: data CPI Flash Estimate kawasan Euro bulan Nopember 2016 (Berdampak tinggi pada EUR)
CPI kawasan Euro dirilis 2 kali dalam sebulan yaitu Flash (data awal) dan final. Angka estimasi tingkat inflasi ini dirilis oleh Eurostat berdasarkan masukan data CPI awal dari 19 negara anggota kawasan Euro. Meski mungkin ada kekurangan tentang detail dari kategori barang sebagai acuannya, namun Flash Estimate akan berdampak tinggi karena merupakan data CPI kawasan Euro yang paling awal dirilis.

Data yang berdampak tinggi adalah inflasi tahunan, yaitu persentase perubahan dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (year over year atau y/y). Ada 2 rilis, CPI inti (Core CPI) dan CPI total. CPI inti tidak memperhitungkan kategori barang makanan, minuman dan energi. Untuk kawasan Euro yang berdampak tinggi adalah CPI total y/y yang menunjukkan tingkat inflasi tahunan kawasan. Bank sentral Eropa (ECB) selalu mengacu pada CPI total y/y untuk menentukan target inflasi dan perubahan tingkat suku bunga.

Bulan Oktober lalu inflasi tahunan kawasan Euro naik 0.5%, sesuai dengan perkiraan dan yang tertinggi sejak bulan Juni 2014, sementara CPI inti y/y naik 0.8%, sesuai dengan perkiraan dan sama dengan bulan September. Dalam basis bulanan (m/m) inflasi kawasan Euro (CPI total) bulan Oktober naik 0.2%, lebih rendah dari September yang naik 0.4%.

Naiknya angka inflasi tahunan bulan Oktober tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya harga makanan di restaurant dan cafe, harga tembakau dan rental, sementara harga sayuran, susu, telur dan keju mengalami kontraksi. Diantara negara-negara yang menggunakan mata uang Euro, inflasi tertinggi bulan Oktober terjadi di Belgia (+1.9%) dan Austria (+1.4%), sementara inflasi terendah terjadi di Bulgaria (-1.0%) dan Siprus (-1.0%).

Untuk bulan Nopember 2016 diperkirakan CPI total y/y kawasan Euro akan naik 0.6% dan CPI inti y/y diperkirakan kembali naik 0.8%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan EUR menguat.

Jam 19:30 WIB: pidato presiden ECB Mario Draghi (Berdampak tinggi pada EUR)
Mario Draghi dijadwalkan berbicara mengenai masa depan Eropa di University of Deusto Business School, Madrid, Spanyol. Isi pidato Draghi bisa dibaca disini.

Jam 20:15 WIB: data Non Farm Employment Change AS versi ADP bulan Nopember 2016 (Berdampak medium-tinggi pada USD)
Indikator ini disebut juga dengan ADP Jobs Report atau ADP Employment Report. Data yang dibuat oleh Automatic Data Processing, Inc. (ADP) ini didasarkan pada hasil riset tenaga kerja diluar sektor pertanian oleh ADP Research Institute bekerja sama dengan Moody’s Analytics, dan dianggap sebagai indikator awal data Non-Farm Payrolls (NFP) dari biro statistik tenaga kerja AS yang akan dirilis Jum’at mendatang. Meski versi ADP ini kadang bisa berdampak, namun tidak sebesar dampak rilis NFP.

Bulan Oktober lalu perkiraan dari ADP untuk jumlah job di AS akan bertambah 147,000, lebih rendah dari perkiraan yang akan bertambah 166,000 job dan yang terendah sejak bulan Mei lalu. Pertambahan tenaga kerja diperkirakan terjadi pada sektor jasa, tenaga profesional dan bisnis, transportasi dan sektor keuangan. Untuk bulan Nopember 2016 diperkirakan jumlah job di AS versi ADP Report akan kembali bertambah 161,000. Jika hasil rilis lebih tinggi dari perkiraan maka akan cenderung mendukung penguatan USD.

Jam 20:30 WIB: data Personal Spending dan Personal Income di AS bulan Oktober 2016 (Berdampak medium pada USD)
Indikator ini mengukur persentase perubahan pengeluaran konsumen di AS selama periode sebulan, disebut juga dengan Consumer Spending. Indikator ini penting sebagai pelengkap prediksi data inflasi, meski dampaknya tidak begitu tinggi karena data Retail Sales yang juga mencerminkan pengeluaran konsumen telah dirilis sebelumnya. Selain untuk memprediksi tingkat inflasi, pengeluaran konsumen juga mencerminkan daya beli yang merupakan indikator ekonomi penting.

Bulan September lalu pengeluaran konsumen naik 0.5%, sesuai dengan perkiraan dan yang tertinggi dalam 3 bulan terakhir. Pada bulan September konsumsi untuk produk durable, non durable dan jasa naik, sementara Personal Income bulan September juga naik 0.3%, sesuai dengan perkiraan dan lebih tinggi dari Agustus yang naik 0.2%. Untuk bulan Oktober 2016 diperkirakan Personal Spending akan kembali naik 0.5% sementara Personal Income akan naik 0.4%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

Jam 20:30 WIB: data Gross Domestic Product (GDP) Canada bulan September dan kwartal ke 3 tahun 2016 (Berdampak tinggi pada CAD)
GDP menunjukkan nilai total barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam periode waktu tertentu dan dianggap sebagai ukuran pertumbuhan ekonomi suatu negara. Tidak seperti negara-negara mata uang utama lainnya yang hanya merilis data GDP tiap kwartal, Canada juga merilis GDP tiap bulan dan relatif agak terlambat. Meski demikian dampak terhadap pergerakan mata uangnya cukup tinggi, terutama data GDP month over month (m/m) yaitu yang dibandingkan dengan data bulan sebelumnya.

Kwartal ke 2 tahun ini GDP Canada turun 0.4% (atau -0.4%), lebih baik dari perkiraan yang akan turun 0.9% tetapi merupakan persentase penurunan tertinggi sejak tahun 2009 akibat merosotnya output produksi minyak, sementara untuk basis per bulan (m/m) GDP bulan Agustus 2016 tumbuh 0.2%, sesuai dengan perkiraan dan yang terendah dalam 3 bulan terakhir.

Untuk GDP kwartal ke 3 tahun 2016 yang akan dirilis hari ini diperkirakan akan tumbuh 1.5% (atau +1.5%), sementara untuk GDP bulan September 2016 diperkirakan akan tumbuh 0.1%. Jika hasil rilis lebih tinggi dari perkiraan maka CAD akan cenderung menguat.

Jam 22:00 WIB: data Pending Home Sales AS bulan Oktober 2016 (Berdampak medium pada USD)
Data ini mengukur persentasi perubahan penjualan rumah yang sudah deal (dalam bentuk kontrak jual-beli) tetapi transaksinya belum final atau masih tertunda. Meski dirilis seminggu setelah Existing Home Sales, namun kontrak jual-beli telah ditanda-tangani beberapa minggu sebelumnya sehingga data ini bisa dianggap sebagai leading indicator bagi pasar perumahan AS.

Rilis data berupa persentasi perubahan dibandingkan bulan sebelumnya (month over month atau m/m) dan persentasi perubahan bulan yang sama dibandingkan dengan bulan pada tahun sebelumnya (year over year atau y/y).

Bulan September lalu Pending Home Sales AS m/m naik 1.5% dibandingkan Agustus, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 1.2% dan merupakan persentase kenaikan tertinggi dalam 5 bulan terakhir. Sementara untuk basis y/y Pending Home Sales bulan September naik 2.4%, juga merupakan kenaikan tertinggi dalam 5 bulan terakhir akibat meningkatnya jumlah kontrak penjualan dibagian barat (+4.7%) dan bagian selatan (+1.9%).

Untuk bulan Oktober 2016 diperkirakan Pending Home Sales m/m akan kembali naik 0.3% dan y/y akan naik 1.8%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

Jam 22:30 WIB: data persediaan minyak untuk industri di AS per 25 Nopember 2016 (Berdampak tinggi pada OIL/USD dan berdampak medium pada CAD)
Data ini dirilis tiap minggu oleh Energy Information Administration (EIA) AS, dan disebut juga dengan Crude Stocks atau Crude Levels, yang mengukur perubahan jumlah persediaan minyak mentah (dalam satuan barrel) untuk industri di AS. Meski indikator ini dirilis oleh AS namun berdampak juga pada CAD mengingat impor sebagian minyak mentah AS berasal dari Canada.

Indikator ini juga akan mempengaruhi harga minyak di AS dan akan berdampak pada tingkat inflasi. Minggu lalu persediaan minyak untuk industri berkurang sebesar 1.3 juta barrel, lebih rendah dari perkiraan yang akan bertambah 0.3 juta barrel dan yang terendah sejak pertengahan bulan Oktober lalu.

Untuk minggu ini diperkirakan persediaan minyak akan kembali bertambah 1.8 juta barrel. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan berdampak positif pada harga OIL/USD.