Jam 11:30 WIB: data All Industries Activity Jepang bulan September 2016 (Berdampak medium pada JPY)
Indikator ini mengukur persentase perubahan total jumlah produksi dari seluruh sektor bisnis di Jepang. Sektor manufaktur, konstruksi dan jasa adalah yang termasuk dalam data ini. Data ini dianggap sebagai indikator awal bagi aktivitas perekonomian di waktu mendatang.

Bulan Agustus lalu indeks All Industries Activity naik 0.2%, sesuai dengan perkiraan dan sama dengan bulan Juli (tertinggi dalam 3 bulan). Untuk bulan September 2016 diperkirakan indeks akan kembali naik 0.1%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan JPY.

Jam 20:30 WIB
: data Wholesale Sales Canada bulan September 2016 (Berdampak medium pada CAD)
Data ini mengukur persentasi perubahan penjualan total di tingkat wholesaler, dan adalah indikator awal untuk penjualan retail, pengeluaran konsumen dan pada akhirnya tingkat inflasi.

Penjualan total di tingkat wholesaler bulan Agustus lalu naik 0.8% ke CAD 56.8 milyard dibandingkan bulan bulan Juli, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 0.2% dan merupakan persentase kenaikan tertinggi dalam 3 bulan terakhir. Naiknya Wholesale Sales bulan Agustus tersebut disebabkan oleh meningkatnya penjualan produk-produk industri agrikultur (+11.8%), material bangunan (+0.2%), kendaraan bermotor (+0.1%), dan perlengkapan rumah tangga (+0.3%).

Untuk bulan September 2016 diperkirakan penjualan total di tingkat wholesaler akan kembali naik 0.3%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan CAD.

Jam 23:00 WIB
: testimoni presiden ECB Mario Draghi (Berdampak tinggi pada EUR)
Mario Draghi dijadwalkan mengadakan testimoni mengenai laporan tahunan ECB didepan parlemen Eropa di Strasbourg. Isi testimoni Draghi bisa dibaca disini.

Selasa, 22 Nopember 2016:
Waktu tentative: data Core Retail Sales Selandia Baru kwartal ke 3 tahun 2016 (Berdampak tinggi pada NZD)
Rilis data ini tertunda dari yang seharusnya tanggal 18 Nopember kemarin akibat gempa bumi di Christchurch
. Tidak seperti negara-negara mata uang utama lainnya, Selandia Baru merilis data penjualan retail sekali dalam tiga bulan atau per kwartal dan relatif agak terlambat. Data yang dirilis adalah penjualan retail total dan penjualan retail inti yang tidak termasuk otomotif (Core Retail Sales). Penjualan retail total lebih berdampak. Angka rilis berupa persentase perubahan penjualan dibandingkan dengan kwartal sebelumnya (quarter per quarter atau q/q).

Penjualan retail total kwartal ke 3 tahun ini telah dirilis pada tanggal 18 Nopember lalu dan naik 0.9%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 0.8% tetapi merupakan persentase kenaikan terendah sejak kwartal ke 2 tahun 2015, sementara untuk penjualan retail inti kwartal ke 3 yang akan dirilis hari ini diperkirakan akan naik 1.1%, lebih rendah dari kwartal ke 2 yang naik 2.6% (kenaikan tertinggi sejak tahun 2015). Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan NZD menguat.