Berita Forex Hari Ini Selasa, 15 Nopember 2016:
Jam 07:30 WIB: notulen meeting RBA tanggal 1 Nopember 2016 (Berdampak tinggi pada AUD)
Notulen meeting ini dirilis 11 kali setiap tahun, sekitar 2 minggu setelah pengumuman suku bunga oleh RBA. Pertama kali dirilis pada Desember 2007. Notulen ini penting diperhatikan karena menyangkut pandangan bank sentral terhadap kondisi perekonomian Australia pada saat menentukan tingkat suku bunga.

Jika hasil meeting hawkish maka AUD akan cenderung menguat, dan jika hasil meeting dovish AUD cenderung melemah. Pada meeting terakhir tanggal 1 Nopember lalu RBA mempertahankan suku bunga sebesar 1.50%. Notulen meeting 16 September 2016 bisa dibaca disini.

Jam 14:00 WIB: data Preliminary Gross Domestic Product (GDP) Jerman kwartal ke 3 tahun 2016 (Berdampak tinggi pada EUR)
Angka GDP menyatakan nilai total barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam periode waktu tertentu. GDP dianggap sebagai ukuran pertumbuhan ekonomi suatu negara dan biasanya diumumkan per kwartal. Rilis data berupa persentasi perubahan dibandingkan kwartal sebelumnya.

Di negara-negara kawasan Euro GDP dirilis 2 kali, Preliminary dan Final. Preliminary GDP adalah rilis pertama sehingga berdampak tinggi. Diantara negara-negara kawasan Euro yang paling berdampak adalah data GDP Jerman selaku lokomotif ekonomi kawasan.

GDP Jerman kwartal kedua naik 0.4%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 0.3% tetapi lebih rendah dari kwartal pertama yang naik 0.7%. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya pengeluaran konsumen, perdagangan dan investasi. Untuk kwartal ke 3 tahun 2016 diperkirakan GDP Jerman akan kembali tumbuh 0.3%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan EUR menguat.

Jam 15:15 WIB: pidato gubernur RBA Philip Lowe (Berdampak tinggi pada AUD)
Philip Lowe dijadwalkan berbicara pada acara Committee for Economic Development of Australia Annual Dinner di Melbourne. Isi pidato Lowe bisa dibaca disini.

Jam 16:30 WIB: data Consumer Price Index (CPI) Inggris bulan Oktober 2016 (Berdampak tinggi pada GBP)
Di Inggris CPI adalah pengukur utama tingkat inflasi yang selalu diperhatikan bank sentral sebagai pertimbangan utama dalam menentukan suku bunga. Ada 2 rilis yaitu CPI inti (Core CPI) dan CPI total. CPI inti tidak memperhitungkan kategori makanan, minuman dan energi (bahan bakar minyak dan gas).

Data yang dirilis masing-masing untuk month over month (m/m) yang dibandingkan dengan bulan sebelumnya, dan year over year (y/y) yang dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya.

Untuk Inggris yang paling berdampak adalah CPI total y/y (inflasi tahunan) yang digunakan sebagai acuan oleh BoE. Disamping CPI juga dirilis data Producer Price Index (PPI) dan Retail Price Index (RPI) yang hanya mengukur barang-barang konsumsi utama dan biaya sewa tempat tinggal (y/y), namun dampak CPI jauh lebih tinggi.

Bulan September lalu inflasi tahunan Inggris kembali naik 1.0%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 0.9% dan merupakan persentase kenaikan tertinggi sejak bulan Nopember 2014, sementara untuk basis bulanan (m/m) naik 0.2%, lebih tinggi dari perkiraan 0.1% tetapi lebih rendah dari bulan Agustus yang naik 0.3%.

Naiknya inflasi tahunan bulan September tersebut disebabkan oleh meningkatnya harga pakaian dan alas kaki (+1.0%), restaurant dan hotel (+2.9%), biaya transportasi (+1.2%) dan rekreasi (+0.8%).

Sementara itu CPI inti bulan September y/y naik 1.5%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 1.4% dan yang tertinggi sejak bulan Maret lalu. Untuk bulan Oktober 2016 diperkirakan CPI total y/y akan kembali naik 1.1%, CPI inti y/y akan naik 1.4% dan CPI total m/m akan naik 0.3%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP menguat.

Jam 16:30 WIB: data Producer Price Index (PPI) Inggris bulan Oktober 2016 (Berdampak medium pada GBP)
Indikator ini mengukur perubahan harga di tingkat produsen dan akan mempengaruhi tingkat inflasi di Inggris. Producer Price Index Inggris yang dirilis terdiri atas PPI input dan output. PPI input termasuk biaya operasional produksi dan lebih berdampak.

Bulan September lalu PPI input m/m Inggris stagnan atau 0.0%, lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 0.4% dan yang terendah dalam 7 bulan terakhir, sementara untuk y/y naik 1.2%, tertinggi dalam setahun terakhir. Untuk bulan Oktober 2016 diperkirakan PPI input m/m akan kembali naik 1.6% dan y/y akan naik 1.7%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan GBP.

Jam 17:00 WIB: dengar pendapat laporan inflasi di Inggris (Berdampak tinggi pada GBP)

Event ini disebut juga Inflation Report Hearing atau Treasury Committee Hearings, dimana gubernur BoE Mark Carney dan beberapa anggota Monetary Policy Committee (MPC) akan memberikan testimoni mengenai tingkat inflasi dan prediksi perekonomian Inggris didepan parlemen. Seperti diketahui inflasi tahunan Inggris bulan September lalu naik 1.0%, tertinggi sejak bulan Nopember 2014 namun masih dibawah target bank sentral yang 2.0%.

Dengar pendapat ini dilakukan setiap kwartal, dan selalu diperhatikan pasar karena bisa memberi petunjuk akan kebijakan moneter BoE pada waktu mendatang, termasuk kemungkinan perubahan suku bunga. Jika pernyataan gubernur dan para anggota MPC dianggap hawkish maka GBP akan cenderung menguat, dan sebaliknya jika cenderung dovish.

Jam 17:00 WIB: data Flash GDP kawasan Euro kwartal ke 3 tahun 2016 (second estimate) (Berdampak medium-tinggi pada EUR)
Untuk kawasan Euro, GDP dirilis oleh Eurostat 3 kali per kwartal yaitu Preliminary Flash GDP, Flash GDP dan Revised (Final). Rilis data berupa persentasi perubahan dibandingkan kwartal sebelumnya (quarter over quarter atau q/q). Preliminary Flash adalah rilis pertama sehingga dampaknya lebih besar.

Data Preliminary Flash GDP kwartal ke 3 yang dirilis 31 Oktober lalu tumbuh 0.3%, sesuai dengan perkiraan dan sama dengan kwartal kedua. Diantara negara-negara di kawasan, Perancis tumbuh 0.2%, Austria tumbuh 0.4%, Spanyol 0.7%, Belgia 0.2% Latvia 0.5% dan Lithuania 0.1%. Untuk Flash GDP kawasan Euro kwartal ke 3 tahun 2016 diperkirakan akan tetap + 0.3%. Jika hasil rilis lebih tinggi dari perkiraan maka EUR akan cenderung menguat.

Jam 17:00 WIB: indeks ZEW Economic Sentiment Jerman dan kawasan Euro bulan Nopember 2016 (Berdampak tinggi pada EUR)
Angka indeks Zentrum fur Europaische Wirtschaftsforschung (ZEW) atau Centre for European Economic Research ini dibuat berdasarkan survey terhadap sekitar 275 investor dan analis di Jerman mengenai pandangannya terhadap perekonomian kawasan Euro pada umumnya dan Jerman pada khususnya untuk 6 bulan mendatang.

Pada waktu yang bersamaan dirilis indeks ZEW Jerman dan kawasan Euro, tetapi angka indeks untuk Jerman akan lebih berdampak. Sentimen investor dan analis adalah indikator awal bagi kondisi perekonomian. Angka positif (lebih besar nol) menunjukkan optimisme sedang angka negatif menunjukkan pesimisme.

Bulan Oktober lalu indeks ZEW Jerman berada pada angka +6.2, lebih tinggi dari perkiraan yang +4.2 dan yang tertinggi sejak bulan Juni lalu. Hasil positif dari ekspor dan output industri menyumbang naiknya angka indeks, dan untuk indeks current situation naik dari 55.1 di bulan September ke 59.5. Sementara indeks ZEW kawasan Euro bulan Oktober berada pada angka +12.3, dan juga yang tertinggi sejak bulan Juni.

Untuk bulan Nopember 2016 diperkirakan indeks ZEW Jerman akan kembali naik ke angka +7.9 sementara untuk kawasan Euro akan naik ke angka +14.3. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan EUR menguat.

Jam 16:00 WIB: data neraca perdagangan kawasan Euro bulan September 2016 (Berdampak medium pada EUR)
Indikator ini mengukur perbedaan volume ekspor dan volume impor barang-barang di kawasan Euro terhadap negara-negara lain (international trade). Biasanya data ini kurang berdampak karena neraca perdagangan Jerman dan perancis, 2 negara penyumbang terbesar volume perdagangan di kawasan Euro telah dirilis sebelumnya, kecuali jika terjadi perubahan data yang signifikan.

Sejak tahun 2012 neraca perdagangan kawasan Euro selalu surplus, bulan Agustus 2016 lalu surplus sebesar € 23.3 milyard, lebih tinggi dari perkiraan yang akan surplus € 20.5 milyard dan juga lebih tinggi dari surplus bulan Juli yang € 20.8 milyard. Untuk bulan September 2016 diperkirakan perdagangan kawasan Euro akan kembali surplus sebesar € 22.3 milyard. Surplus yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan EUR.

Jam 20:30 WIB: data Retail Sales AS bulan Oktober 2016 (Berdampak tinggi pada USD)
Angka penjualan di tingkat retailer adalah indikator awal bagi kepercayaan konsumen, permintaan dan pengeluaran konsumen yang menunjukkan aktivitas ekonomi secara keseluruhan, yang pada akhirnya akan mempengaruhi pertumbuhan. Rilis data menunjukkan persentasi perubahan penjualan retail dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Ada dua rilis, penjualan retail inti yang tidak termasuk otomotif (Core Retail Sales atau Retail Sales Ex Autos), dan penjualan retail total atau disebut juga Advance Retail Sales, masing-masing untuk data perubahan bulanan (month over month atau m/m) dan data tahunan (year over year atau y/y). Penjualan retail bulanan lebih berdampak.

Untuk rilis hari ini pasar tidak memberikan perkiraan, tetapi jika hasil rilis lebih baik dari sebelumnya yang naik 11.4% (persentase kenaikan tertinggi sejak awal September), maka NZD akan cenderung menguat.