Berita Forex Hari Ini – Langkah bank sentral Jepang (BoJ) mengurangi jumlah pembelian obligasi (JGB) memicu ekspektasi pengetatan moneter global di tahun ini.

Sebelum BoJ, bank sentral Eropa (ECB) juga mengurangi jumlah pembelian obligasinya mulai bulan ini, bank sentral Kanada (BoC) diprediksi akan menaikkan suku bunga pekan depan, bank sentral Inggris (BoE) dan bank sentral Australia (RBA) berpeluang menaikkan suku bunga di akhir tahun.

Potensi Pergerakan

Emas
Logam mulia ini menjadi komoditas yang paling merasakan dampak jika terjadi pengetatan moneter. Daya tarik emasĀ akan berkurang dan dapat menekan harga. Selama tidak menembus resisten 1317, emas berpeluang besar turun ke area 1302.

Minyak Mentah
Laporan API yang menunjukkan penurunan stok di AS sebesar 11,19 juta barel membawa harga minyak melesat ke level tertinggi 3 tahun. Kenaikan berpotensi belanjut selama minyak tidak menembus ke bawah 62.00, dengan target ke area 64.50. Data dari EIA pukul 22:30 WIB dapat menentukan arah pergerakan selanjutnya.

EURUSD
ECB diperkirakan akan melakukan intervensi verbal di akhir bulan ini untuk meredam kenaikan euro sehingga tidak menghambat laju inflasi di blok 19 negara. EURUSD berpotensi melanjutkan penurunan ke area 1.1870 jika menembus support 1.1910. Resisten terdekat di kisaran 1.1960.

GBPUSD
GBPUSD berpeluang naik selama tidak menembus ke bawah support 1.3500, dan jika data produksi manufaktur Inggris pukul 16:30 WIB dirilis lebih tinggi dari 0,3%. Target yang dituju area 1.3585 jika mampu menembus resisten 1.3555.

USDJPY
Langkah BoJ masih berdampak pada USDJPY yang turun sekitar 40 pip ke 112.23 di awal perdagangan hari ini, penurunan kemungkinan berlanjut hingga ke 112.00 sebelum kembali naik jika tidak mampu menembus area tersebut. Resisten terdekat di kisaran 112.80.

AUDUSD
Aksi profit taking membuat AUDUSD melemah tiga hari beruntun pada hari Selasa. Namun Selama masih bertahan di atas support 0.7785 AUDUSD berpotensi kembali menguat dengan target ke area 0.7850.