EMAS

Harga emas berakhir turun $31.28 ke level $1918.57 pada hari Rabu seiring pasar yang merespon kemenangan partai Demokrat dalam pemilu Senat di Georgia, AS serta pandangan yang cenderung optimis terhadap perekonomian AS pada notula rapat FOMC.

Hasil survei media yang melaporkan bahwa Demokrat kemungkinan mengendalikan Senat dan hal ini berarti Joe Biden bisa mendorong paket stimulus lebih besar untuk memulihkan ekonomi AS berpotensi menopang kenaikan harga emas menguji level resisten 1943. Level support penting di 1900. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $1900 – $1943.

MINYAK

Turunnya cadangan minyak mentah AS yang lebih besar dari estimasi dan pernyataan Arab Saudi yang bersedia melakukan pemangkasan produksi sebesar 1 juta barel per hari di bulan Februari dan Maret telah menopang kenaikan harga minyak di hari Rabu, berakhir menguat  $0.66 di level $50.49.

Di sesi Asia ini (7/1), aksi beli terhadap harga minyak berpotensi terus berlanjut menguji level resisten $51.00 selama konsisten di atas level support $50.10. Namun bila harga turun lebih rendah dari level support tersebut, harga minyak berpeluang dijual menguji level support berikutnya $49.65. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $49.65 – $51.00.

EURUSD

Abaikan penguatan dolar AS serta pesimisnya data indeks jasa dari sejumlah negara zona Euro, EURUSD di hari Rabu, ditutup menguat 28  pip di level 1.2325 karena pasar yang tetap optimis terhadap vaksinasi virus covid-19. Sementara dari Amerika Serikat, hasil survei media yang melaporkan bahwa Demokrat kemungkinan mengendalikan Senat dan hal ini berarti Joe Biden bisa mendorong paket stimulus lebih besar untuk memulihkan ekonomi AS berpotensi mendorong pelemahan dollar AS.

Di sesi Asia ini (7/1), EURUSD masih berpotensi dibeli menguji level resisten 1.2370 selama harga tidak mampu menembus level support 1.2315. Sebaliknya, penembusan ke bawah level support ini berpotensi memicu aksi jual EURUSD menguji level support selanjutnya di 1.2290. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.2290 – 1.2370.

GBPUSD

GBPUSD ditutup turun 20 pip di level 1.3606 pada hari Rabu, karena terbebani oleh pesimisnya data indeks jasa Inggris di tengah kekhawatiran lonjakan kasus Covid-19 di Inggris. Sementara dari Amerika Serikat, hasil survei media yang melaporkan bahwa Demokrat kemungkinan mengendalikan Senat dan hal ini berarti Joe Biden bisa mendorong paket stimulus lebih besar untuk memulihkan ekonomi AS berpotensi mendorong pelemahan dollar AS.

Di sesi Asia ini (7/1), GBPUSD berpotensi dibeli menargetkan level resisten 1.3665 selama harga tidak menembus level support 1.3600. Sebaliknya, penurunan lebih dalam dari level support tersebut membuka peluang jual terhadap GBPUSD menguji level support selanjutnya 1.3580. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia  1.3580 – 1.3665.

USDJPY

Ditopang outlook stimulus yang lebih besar di AS yang memicu permintaan aset berisiko dan sentimen reboundnya dollar AS telah mendorong naik USDJPY di hari Rabu, ditutup menguat 34 pip di level 103.04.

Di sesi Asia ini (7/1), selama harga bergerak di bawah level resisten 103.15, USDJPY berpotensi dijual menargetkan level support 102.60. Namun pergerakan naik ke atas level resisten tersebut berpeluang mendorong aksi beli USDJPY menguji level resisten 103.40. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 102.60 – 103.40.

AUDUSD

Ditopang outlook stimulus yang lebih besar di AS yang memicu permintaan aset berisiko dan kenaikan harga komoditas ekspor Australia seperti bijih besi dan tembaga telah mendorong naik AUDUSD di hari Rabu, berakhir menguat 46 pip di level 0.7805.

Di sesi Asia ini (7/1), AUDUSD berpeluang dibeli menargetkan level resisten 0.7855 selama harga tidak mampu menembus level support 0.7780. Sebaliknya, penurunan lebih rendah dari level tersebut berpeluang memicu aksi jual AUDUSD menguji level support 0.7760. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 0.7760 – 0.7855.