Pemerintah Tiongkok melaporkan tidak adanya kasus penderita Korona baru di hari Rabu (8/7) untuk dua hari berturut-turut, berpeluang kembali memicu minat beli pada aset berisiko. Walaupun WHO mengumumkan bahaya dari kemungkinan penyebaran wabah Korona melalui udara, mendorong sikap hati-hati pasar.

World Health Organization mengumumkan bahwa adanya kemungkinan penularan virus COVID-19 yang menyebar melalui udara, dan bukan tidak mungkin terjadi peningkatan kembali kasus kematian akibat wabah Korona, setelah penurunan kasus di bulan Juni lalu. Kabar ini mendorong pasar untuk lebih hati-hati, setelah dua hari terakhir terjadi aksi beli aset berisiko di sesi Asia,yang didorong meningkatnya harapan pemulihan ekonomi di Tiongkok yang nampak tidak terpengaruh oleh peningkatan penderita baru wabah Korona, dan penanganan yang lebih cepat.

American Petroleum Institute (API) melaporkan peningkatan cadangan minyak mentah sebesar 2 juta barel, dibandingkan pekan lalu, yang mencatat penyusutan 8,156 juta barel. Pelaku pasar menantikan laporan cadangan minyak mentah dari Energy Information Agency AS jam 21:30 WIB malam nanti untuk hasil cadangan minyak nasional.

Peluang Pergerakan 

Emas
Harga emas menguat $10.81 semalam, dan masih berpeluang menguji resisten pada kisaran $1800 – $1807 bila berhasil bertahan di atas level $1796. Tetapi bila optimisme pasar terhadap aset berisiko kembali menekan minat pada aset aman, harga emas berpeluang turun menguji support $1781 – $1789.

Minyak
Harga minyak turun tipis $0.10 semalam, dengan laporan cadangan versi API menunjukkan peningkatan, berpeluang menekan harga minyak turun menguji support $39.40 – $39.90. Sebaliknya bila laporan dari EIA malam nanti menunjukkan penyusutan, harga mungkin naik menguji resisten $40.80 – $41.50.

EURUSD
EURUSD mencatat pelemahan 34pips semalam, dengan meningkatnya minat pasar terhadap Pound Inggris akibat kabar PM Inggris menyatakan kesiapan keluar dari Zona Euro tanpa perlunya kesepakatan Brexit. Bila sentimen berlanjut, EURUSD berpeluang turun menguji support 1.1220 – 1.1250. Sebaliknya bila minat pada aset berisiko meningkat, EURUSD berpeluang menguji resisten 1.1300 – 1.1330.

GBPUSD
Optimisme kesepakatan Brexit, dan pernyataan PM Inggris Boris Johnson membantu GBPUSD naik 51 pips kemarin. GBPUSD berpeluang naik menguji resisten 1.2600 – 1.2650 bila optimisme berlanjut. Level support pada kisaran 1.2460 – 1.2500.

USDJPY
USDJPY naik 12 pisp kemarin di tengah kembali menguatnya dolar AS di akhir sesi hari Selasa. USDJPY berpeluang turun menguji support 107.00 – 107.40 bila dolar minat pada dolar AS berkurang di tengah peningkatan jumlah pasien Korona di beberapa negara bagian AS. Level resisten 107.90 – 108.10.

AUDUSD
AUDUSD catat penurunan 27 pips kemarin, tertekan oleh kurangnya sinyal optimism pada pernyataan Reserve Bank of Australia kemarin. AUDUSD berpotensi naik menguji resisten 0.6975 Р0.7000 bila dolar kembali tertekan melemah. Sebaliknya kurangnya data pendukung yang menopang minat pada dolar Australia berpeluang menekan turun menguji support  0.6900 Р0.6920.