1. Harga emas berpotensi bergerak turun dalam jangka pendek di tengah outlook penguatan dolar AS setelah Presiden Trump meminta kepada tim negosiatornya untuk menunda pembahasan paket stimulus sampai pemilihan Presiden AS di bulan November. Fokus pasar hari ini akan tertuju ke perilisan notula rapat pertemuan FOMC yang dirilis pukul 1:00 WIB/Kamis.

2. Harga minyak berpotensi bergerak turun dalam jangka pendek di tengah sentimen ketidakpastian stimulus AS dan naiknya cadangan minyak mentah yang sebesar 0.9 juta barel dalam laporan American Petroleum Instiute semalam. Namun, penurunan berpeluang terbatas jika pasar mempertimbangkan ancaman badai di Teluk Meksiko dan aksi mogok para pekerja minyak di Norwegia. Fokus hari ini tertuju ke data cadangan minyak mentah AS dari Energy Information Administration pukul 21:30 WIB.

3. EURUSD berpotensi dalam tekanan turun dalam jangka pendek karena sentimen menguatnya dolar AS serta jika Presiden ECB Christine Lagarde kembali berikan pandangan yang pesimis terkait ekonomi Eropa pada hari ini. Fokus hari ini akan tertuju ke data produksi industri Jerman pukul 13:00 WIB dan pidato Presiden ECB Christine Lagarde pukul 19:10 WIB.

4. GBPUSD juga berpotensi dalam tekanan turun dalam jangka pendek dibalik outlook menguatnya dolar AS, kekhawatiran outlook no-deal Brexit pasca Uni Eropa tolak berikan konsensi ke Inggris serta melonjaknya kasus Covid-19 di Inggris. Fokus hari ini akan tertuju ke data indeks harga rumah yang dirilis Inggris oleh Halifax Bank of Scotland pukul 14:30 WIB dan pemerintah Inggris pukul 15:30 WIB.