Dolar AS berpeluang kembali diminati oleh para pelaku pasar di tengah tingginya minat terhadap mata uang paling likuid di dunia, yang ditopang oleh optimisnya data perumahan AS semalam serta dicabutnya kebijakan lockdown oleh Presiden Trump yang mana itu disambut baik oleh pasar.

Sementara itu untuk pergerakan harga komoditas seperti minyak dan emas berpotensi akan begerak turun dalam jangka pendek. Untuk minyak masih tertekan oleh outlook perlambatan permintaan dan oversupply. Sementara itu untuk emas berpotensi tertekan oleh sentimen penguatan dolar AS serta Rusia yang merupakan pembeli emas terbesar di dunia akan hentikan pembeliannya.

Potensi Pergerakan

Emas

Harga emas berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek untuk menguji level support di $1610 – $1600 di tengah sentimen penguatan dolar AS, outlook kenaikan indeks saham serta berhentinya Rusia dalam membeli emas. Harga emas berpeluang naik jika dolar AS berbalik melemah pada perilisan data ekonomi AS seperti Chicago PMI pukul 20:45 WIB dan CB Consumer Confidence pukul 21:00 WIB untuk menguji level resisten di $1625 – $1635.

Minyak

Harga minyak berpotensi bergerak naik dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di $21.70 – $23.00 di tengah laporan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS setuju untuk membahas cara stabilkan harga. Namun, jika kembali dominannya outlook perlambatan permintaan, maka harga minyak berpotensi turun kembali untuk menguji level support di $20.20 – $19.20

EURUSD

EURUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek di tengah sentimen menguatnya dolar AS untuk menguji level support di 1.0980 – 1.0900. Namun, jika perilisan data Unemployment Jerman (14:55 WIB), CPI Flash Estimate zona Euro (16:00 WIB) yang lebih baik dari estimasi berpeluang menopang kenaikan EURUSD, menguji resisten di 1.1080 – 1.1150

GBPUSD

GBPUSD berpeluang dalam tekanan turun dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.2240 – 1.2200 karena sentimen penurunan peringkat utang Inggris dan outlook kebuntuan negosiasi Brexit. GBPUSD berpeluang berbalik naik, menguji resisten di 1.2420 – 1.2550 jika data Current Account dan Fiinal GDP Inggris (13:00 WIB) dirilis lebih baik dari estimasi.

USDJPY

Dominannya sentimen penguatan dolar AS berpeluang memicu kenaikan USDJPY dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 108.60 -109.30. Jika bergerak turun, level support berada di 107.60 – 106.40.

AUDUSD

Perilisan data indeks manufaktur China yang optimis pagi ini berpeluang menjadi katalis positif untuk kinerja AUDUSD dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 0.6200 – 0.6250. Namun, AUDUSD berpeluang bergerak turun menguji support di 0.6120 – 0.6070 jika dominannya sentimen penguatan dolar AS dan turunnya harga komoditas seperti tembaga.