Federal Open Market Committee akan mengumumkan hasil rapat tentang kebijakan suku bunga mereka malam nanti, hari Kamis 1 Agustus 2019 jam 01.00 WIB, diikuti konferensi pers 30 menit setelahnya, yang akan ditunggu pelaku pasar untuk arah kebijakan The Fed selanjutnya.

Ekspektasi pemotongan 0.25% menjadi <2.25% oleh bank sentral AS sudah dipandang pasti oleh pasar, dan masih mengharapkan kebijakan pelonggaran yang lebih agresif dari Federal Reserve AS kedepannya. Bila pada konferensi pers-nya menyatakan kesiapan memotong suku bunga lebih jauh di tahun 2019 ini, berpotensi melemahkan dolar AS lebih dalam.

Data ekonomi lainnya yang juga berpotensi menggerakkan pasar adalah: Data manufaktur dan jasa Tiongkok pada jam 08:00 WIB, diikuti data inflasi Australia jam 08:30 WIB, keduanya berpotensi menggerakkan mata uang dolar Australia. Data inflasi Zona Euro dirilis jam 16:00 WIB, berpotensi menggerakan mata uang Euro. Data tenaga kerja AS versi ADP pada jam 19:15 WIB, dapat menggerakkan harga emas dan mata uang utama lainnya. Data GDP Kanada pada jam 19:30 WIB, berpeluang mempengaruhi pergerakan dolar Kanada. Dan laporan cadangan minyak mentah AS versi EIA dirilis jam 21:30 WIB, yang akan menjadi etunjuk arah harga minyak.

Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas akan sangat terfokus pada data kebijakan The Fed dan tenaga kerja versi ADP AS malam nanti dengan peluang naik bila data-data tersebut bernada dovish. Peluang naik menguji resisten $1434 – $1440, sedangkan bila bergerak turun berpeluang menguji support pada kisaran $1420 – $1423.


MINYAK

Selain oleh sentimen pemotongan suku bunga, harga minyak juga menantikan laporan persediaan versi EIA malam nanti. Peluang naik bila data melaporkan menyusutan cadangan, berpotensi uji level resisten pada kisaran $59.15 – $60.00. Sedangkan laporan cadangan bertambah dapat mendorong turun, menguji support pada kisaran $56.50 – $56.95.


EURUSD

Data Inflasi Zona Euro yang diekspekasikan lebih rendah berpotensi lemahkan mata uang euro, menguji level support 1.1080 – 1.1100. Tetapi fokus utama pasar pada pemangkasan suku bunga The Fed berpotensi angkat euro menguji level resisten 1.1185 – 1.1200.


GBPUSD

Sentimen negatif terhadap PM baru Inggris, Boris Johnson, masih menjadi beban bagi poundsterling, dengan pelemahan berpeluang mencoba level support 1.2050 – 1.2110. Sedangkan peluang naik dibantu oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga AS, mencoba level resisten 1.2225 – 1.2270.


USDJPY

Mata uang Yen berpotensi menguat, mendorong USDJPY turun menguji level support pada kisaran 108.00 – 108.20 di tengah ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed. Data kepercayaan konsumen Jepang akan dirilis jam 12:00 WIB, berpeluang angkat USDJPY bila dirilis lebih rendah dari ekspektasi.


AUDUSD

Berpotensi naik menguji level resisten pada kisaran 0.6915 – 0.6930, Dolar Australia didukung rilis data manufaktur Tiongkok dan inflasi Australia yang positif. Sebaliknya bila sentimen pasar negatif dapat mencoba melemah ke level support 0.6800 – 0.6835.