Rilis notula rapat kebijakan moneter The Fed dini hari tadi menunjukkan suku bunga akan dinaikkan pada bulan Desember, serta para anggota mulai membuka diskusi kapan periode kenaikan suku bunga akan dihentikan. Rilis tersebut masih membuat dollar tertekan dan emas mampu mempertahankan penguatan.

Pertemuan G20 menjadi fokus pelaku pasar pada hari ini, dengan perhatian tertuju pada pertemuan AS – China terkait negosiasi dagang.

Potensi Pergerakan

Emas
Harga emas memiliki peluang menguat jika ada indikasi hubungan AS dan China kembali memburuk, dan selama bertahan di atas support 1219. Target penguatan ke area 1232.

Minyak Mentah
Kabar yang menyebutkan Rusia dan OPEC akan menurunkan tingkat produksi, membuat harga minyak mentah menguat meski sebelumnya sempat turun ke bawah 50.00. Selama tidak menembus kembali ke bawah level tersebut, minyak mentah berpeluang naik ke area 53.00.

EURUSD
Data inflasi atau CPI zona euro pukul 17:00 WIB berpotensi menguatkan EURUSD lebih lanjut ke area 1.1425 – 1.1440 jika dirilis lebih tinggi dari perkiraan. Sebaliknya jika inflasi menunjukkan pelambatan atau lebih rendah dari sebelumnya EURUSD berpotensi turun ke area 1.1335.

GBPUSD
Banyaknya anggota Parlemen Inggris yang menunjukkan penolakan terhadap proposal Brexit PM Theresa May membuat GBPUSD tertekan. Selama tidak menembus ke atas level 1.2810, GBPUSD kemungkinan besar akan melemah ke area 1.2720.

USDJPY
Dollar AS yang masih tertekan membuka peluang berlanjutnya penurunan USDJPY. Jika mampu menembus 113.10, USDJPY berpeluang turun ke area 112.85. Resisten terdekat berada di kisaran 113.55.

AUDUSD
Pasangan mata uang ini menyentuh level tertinggi 3 bulan di kisaran 0.7345 Kamis kemarin, sehingga rentang diterpa aksi profit taking. Selama tidak menembus ke atas level tersebut, AUDUSD berpotensi turun ke area 0.7270.