1. Harga emas berpeluang menguat dalam jangka pendek di tengah outlook stimulus fiskal yang lebih besar di Amerika Serikat yang dapat memicu pelemahan dolar AS setelah DPR AS memutuskan untuk meningkatkan pemberian uang tunai langsung menjadi $2000 dari sebelumnya $600.

2. Harga minyak berpotensi bergerak turun dalam jangka pendek di tengah kekhawatiran terhadap virus korona jenis baru yang dapat memperlambat perekonomian dan permintaan bahan bakar. Sentimen lainnya yang dapat membebani harga minyak adalah adanya permintaan dari produsen minyak besar di Rusia kepada para sekutunya di OPEC untuk menaikan produksi sebesar 500.000 barel per hari mulai bulan depan.

3. EURUSD berpotensi bergerak naik dalam jangka pendek di tengah outlook pelemahan dolar AS karena potensi stimulus fiskal yang lebih besar di AS setelah DPR AS memutuskan untuk meningkatkan pemberian uang tunai langsung menjadi $2000 dari sebelumnya $600 serta sudah berjalannya program vaksinasi di Eropa.

4. GBPUSD berpeluang untuk bergerak turun dalam jangka pendek di tengah kembali munculnya kekhawatiran terhadap kesepakatan Brexit antara Inggris dengan Uni Eropa setelah investor mencerna perjanjian mereka yang telah diterbitkan dan ada beberapa masalah yang belum terselesaikan serta memburuknya penyebaran virus korona jenis baru di Inggris.