Dollar AS kembali menunjukkan kekuatannya pada perdagangan Selasa kemarin yang berdampak pada penurunan harga emas. Penguatan dollar berpotensi berlanjut pada hari ini melihat data GDP AS yang akan dirilis pukul 20:30 WIB, dengan estimasi sebesar 3,6% atau lebih tinggi dari sebelumnya 3,5%.

Selain itu pidato dari pimpinan Federal Reserve, Jerome Powell pada pukul 24:00 WIB juga berpotensi menggerakkan pasar.

Potensi Pergerakan

Emas
Jika data GDP AS dirilis lebih tinggi dari 3,6%, harga emas kemungkinan besar akan melemah. Support berada di kisaran 1210, jika ditembus emas berpotensi turun ke area 1206. Resisten terdekat di kisaran 1220.

Minyak Mentah
Setelah kembali mendekati area 50.00, harga minyak mentah rebound dan berakhir menguat, menjadi indikasi area 50.00 menjadi support yang kuat. Selama support tersebut tidak ditembus, minyak berpotensi menguat ke area 52.75 sampai 53.50.

EURUSD
Pelambatan ekonomi zona euro membuat EURUSD turun Selasa kemarin. Tanpa data ekonomi penting dari zona euro, EURUSD berpotensi melanjutkan penurunan ke area 1.1235 jika mampu menembus support 1.1270. Resisten berada di kisaran 1.1325.

GBPUSD
Hubungan dagang Inggris dan AS yang dikatakan akan sulit pasca Brexit oleh Presiden Donald Trump memberikan tekanan bagi GBPUSD. Jika support 1.2700 ditembus, GBPUSD berpotensi turun ke area 1.2660. Resisten berada di kisaran 1.2775.

USDJPY
Pasangan mata uang ini masih berpotensi naik ke level 114.00, atau lebih tinggi ke kisaran 114.20 jika data GDP AS dirilis lebih tinggi dari perkiraan. Support terdekat di kisaran 113.50.

AUDUSD
Perkembangan negosiasi dagang AS – China membuat AUDUSD bergerak volatil. Selama bertahan di atas level 0.7200 AUDUSD masih berpeluang menguat ke area 0.7270.