Berita Forex Hari Ini Kamis 28 Mei 2020 :

1. Pernyataan Gubernur RBA untuk yang berupaya tidak mengambil kebijakan suku bunga negatif pagi tadi, telah menopang AUDUSD.

2. Jerman akan mengumumkan data Prelim CPI m/m hari ini, dan berpotensi menggerakkan EURUSD.

3. Pidato dari Anggota MPC, Michael Saunders, jam 17:00 WIB, berpeluang menjadi penggerak GBPUSD.

4. Diluar ketegangan dengan Tiongkok, Presiden AS, Donlad Trump alami pertikaian di dalam negeri, berpotensi lemahkan dolar AS. Fokus pasar pada data ekonomi GDP dan Durable Good AS jam 19:30 WIB dan data sektor perumahan jam 21:00 WIB.

5. Isu yang bertentangan dari 2 sumber berbeda terkait kebijakan produksi minyak mentah Rusia di bulan Juli mendatang,membantu harga minyak rebound naik pagi ini. Data cadangan versi API pagi ini menunjukan peningkatan cadangan dan produksi, pasar menantikan laporan versi EIA jam 22:00 WIB nanti.

Dolar AS mengalami pelemahan di awal sesi Kamis (28/5), menopang minat pada aset-aset berisiko dan aset logam mulia emas, setelah Presiden AS, Donald Trump, nampak menumpuk permasalah dalam negeri kemarin.

Administrasi Trump mendapat tuntutan dari 23 negara bagian AS dan distrik kolombia terkait kebijakan yang akan melemahkan kebijakan efisiensi standar bahan bakar AS yang diterapkan sejak era Presiden AS sebelumnya, Barack Obama.

Trump juga dijadwalkan akan menandatangani surat perintah eksekutif kepada beberapa perusahaan sosial media, yaitu, Twitter, Facebook, dan Google,serta Apple , yang dituduhkan terutama Twitter, membatasi suara-suara dari partai Konservatif AS. Hari Selasa lalu, Trump mengancam akan menutup Twitter terkait tuduhan-nya, walau ditentang oleh The American Civil Liberties Union, yang memandang pelanggaran terhadap amandemen pertama AS. Tuntutan penutupan dari partai Konservatif AS juga ditolak oleh 3 panel hakim, terkait tuduhan kepada media-media tersebut, atas tuduhan konspirasi untuk mengurangi langkah-langkah dari partai konservatif pada media mereka.

Serta, pernyataan dari Sekertaris negara, Mike Pompeo, kepada Kongres AS bahwa kondisi otoomi daerah Hong Kong dari Tiongkok mungkin dapat dihilangkan, dan mungkin AS tidak dapat memperpanjang perlakuan khusus kepada wilayah Hong Kong, perlakuan yang diberikan AS sejak sebelum penyerahan kembali wilayah Hong Kong oleh Inggris kepada Tiongkok pada Juli 1997 silam. Pernyataan Pompeo ini mencerminkan makin sempitnya waktu bagi AS untuk menggunakan RUU Keamanan Hong Kong untuk mengenakan sanksi kepada Tiongkok, walau Trump telah menyuarakan akan menambahkan sanksi-sanksi termasuk sanksi ekonmi terhadap Tiongkok, secepatnya sebelum akhir minggu nanti. Ketiga permasalahan ini berpeluang menekan minat pasar terhadap dolar AS, dan menopang minat beli pada mata uang utama, serta aset logam mulia.

Terlepas dari itu, data ekonomi GDP dan Durable Good AS jam 19:30 WIB dan data sektor perumahan jam 21:00 WIB, masih menjadi fokus pasar untuk penggerak dolar AS.
 
Potensi Pergerakan:

EMAS
Harga emas berpeluang naik menguji resisten $1720 Р$1730 di tengah  memanasnya hubungan AS РTiongkok dan kendala dalam negeri AS. Level support pada kisaran $1692 Р$1700.

Minyak
Harga minyak berpeluang rebound naik menguji resisten $32.60 – $33.50 di tengah isu yang berlawanan terkait rencana peningkatan produksi minyak mentah Rusia di bulan Juli mendatang. Fokus pasar pada data cadangan minyak mentah AS versi EIA, bila terjadi peningkatan cadangan, berpeluang menekan harga minyak menguji support $30.70 – $31.10.

EURUSD
Dana bantuan untuk negara-negara Anggota Zona Euro masih berpotensi menopang penguatan EURUSD menguji resisten 1.1060 – 1.1100. Fokus pasar pada data CPI Jerman hari ini. Level support pada kisaran 1.0900 – 1.0950.

GBPUSD
GBPUSD berpotensi naik menguji resisten 1.2290 – 1.2350 bila pelemahan dolar AS berlanjut. Level support pada kisaran 1.2160 – 1.2205.

USDJPY
Di tengah pelemahan dolar AS dan meningkatnya minat pada aset berisiko, USDJPY berpotensi naik menguji resisten 108.00 – 108.30. Level Support pada kisaran 107.00 – 107.30.

AUDUSD
AUDUSD berpeluang naik menguji resisten 0.6675 – 0.6700 bila pelemahan dolar AS berlanjut dan komentar Gubernur RBA, Phillip Lowe, yang menolak suku bunga negatif. Level support pada kisaran 0.6575 – 0.6600.