Dollar AS dan aset-aset berisiko berpeluang menguat dalam jangka pendek di tengah adanya kabar positif dari pejabat Tiongkok yang meredakan kekhawatiran akan tensi dagang antara AS dengan Tiongkok. Namun, waspadai untuk adanya sentimen risk aversion seiring masih berlangsungnya ketidakpastian politik di AS yang melibatkan Presiden Donald Trump.

Hari in fokus para pelaku pasar akan tertuju pada pidato anggota MPC Michael Saunders pada pukul 14:00 WIB untuk mencari petunjuk langkah bank sentral Inggris di tengah ketidakpastian Brexit. Selain itu perilisan data pesanan barang tahan lama, jumlah belanja personal dan pidato anggota FOMC Randal Quarles yang dijadwalkan bersamaan pukul 19:30 WIB berpotensi akan memicu volatilitas pada dollar AS.

Potensi Pergerakan

Emas

Harga emas berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek untuk menguji level support di $1500 – $1495 di tengah sentimen menguatnya dollar AS dibalik meredanya tensi dagang AS-Tiongkok. Namun, harga emas berpeluang untuk berbalik naik untuk menguji level resisten di $1510 – $1515 jika sejumlah data ekonomi dan pidato anggota FOMC dipandang hasilnya pesimis dan kembali munculnya kekhawatiran akan ketidakpastian politik di AS.

Minyak

Harga minyak berpeluang untuk bergerak naik dalam jangka pendek untuk mengincar resisten di $56.70 – $57.20 di tengah outlook membaiknya hubungan dagang AS-Tiongkok, konsumen minyak terbesar di dunia. Namun, jika pasar mempertimbangkan meredanya geopolitik di Timur Tengah dan pulihnya produk minyak Arab Saudi, berpotensi berikan tekanan turun pada harga minyak untuk menguji level support di $55.90 – $55.40.

EURUSD

Sentimen menguatnya dollar AS dan outlook perlambatan ekonomi zona Euro berpotensi masih akan menjadi beban untuk pergerakan EURUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.0890 – 1.0840. Namun, EURUSD berpeluang untuk bergerak naik menguji level resisten di 1.0950 – 1.1000 jika data harga impor Jerman pada pukul 13:00 WIB dan inflasi Perancis pukul 13:45 WIB dirilis lebih tinggi dari estimasi.

GBPUSD

Tren pelemahan GBPUSD yang berlangsung akhir-akhir ini berpotensi berlanjut untuk menguji level support 1.2280 – 1.2230 di seiring semakin memburuknya outlook ketidakpastian Brexit pasca juru bicara Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan bahwa masih jauh dari harapan untuk tercapainya kesepakatan Brexit. Sementara itu jika bergerak naik, level resisten berada di 1.2370 – 1.2420.

USDJPY

Sentimen menguatnya dollar AS, pesimisnya data inflasi Tokyo, dan meredanya tensi dagang AS – Tiongkok berpotensi menopang kenaikan USDJPY dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 108.10 – 108.60. Namun, jika pasar kembali dapatkan kabar buruk dari ketidakpastian politik di AS, USDJPY berpotensi untuk bergerak turun menguji support di 107.50 – 107.00.

AUDUSD

AUDUSD berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek di tengah kabari baik yang meredakan ketegangan dagang AS-Tiongkok untuk menguji level resisten di 0.6780 – 0.6830. Namun, jika sentimen penguatan dollar AS mendominasi pasar, AUDUSD berpotensi untuk bergerak turun menguji level support di 0.6720 – 0.6670.