1. Harga emas berpeluang masih dalam tekanan turun dalam jangka pendek di tengah outlook tingginya tingkat imbal hasil obligasi AS yang dapat memicu penguatan dollar AS. Selanjutnya pada hari ini pasar akan menantikan sejumlah data ekonomi penting dari AS yang dirilis secara bersamaan pukul 20:30 WIB untuk katalis harga emas lebih lanjut, yaitu Prelim GDP q/q, Durable Goods Orders dan Unemployment Claims.

2. Harga minyak berpeluang menguat dalam jangka pendek jika pasar mempertimbangkan penurunan produksi minyak mentah AS yang produksinya terganggu oleh cuaca dingin di Texas, serta upaya vaksinasi virus Covid-19 global yang memicu harapan untuk adanya permintaan bahan bakar baru. Namun, kenaikan harga minyak berpeluang terbatas mengingat adanya outlook penguatan dollar AS dan sentimen meningkatnya cadangan minyak mentah AS dalam laporan EIA semalam.

3. EURUSD berpeluang dalam tekanan turun dalam jangka pendek di tengah sentimen menguatnya dollar AS dibalik outlook tingginya tingkat imbal hasil obligasi AS. Selanjutnya pada hari ini pasar akan mencari katalis pergerakan harga dari data Gfk Consumer Climate Jerman yang dirilis pukul 14:00 WIB.

4. GBPUSD berpeluang menmguat dalam jangka pendek karena outlook akan dilonggarkannya kebijakan lockdown di Inggris setelah upaya vaksinasi virus Covid-19 di Inggris melihatkan perkembangan yang meyakinkan pasar. Namun, sebaiknya waspadai untuk adanya aksi profit taking setelah reli akhir-akhir ini di tengah sentimen menguatnya dollar AS.