Dolar memperpanjang kerugiannya selama tiga sesi berturut-turut setelah The Fed pada hari Rabu mengisyaratkan pihaknya siap untuk menurunkan suku bunga akhir tahun ini. The Fed dan Bank Sentral Eropa sekarang mengisyaratkan mereka bersedia melonggarkan kebijakan untuk menghadapi perlambatan ekonomi global, yang diperburuk oleh ketegangan perdagangan global.

Fokus pasar lainya adalah rilis data dari iklim bisnis di Jerman yang akan dirilis pada pukul 15;30 WIB.

Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpeluang bergerak naik menguji level resisten di 1420 – 1423 seiring potensi The Fed yang membuka peluang penurunan suku bunga AS dan semakin memanasnya kondisi di Timur Tengah. Support harga emas berada pada kisaran 1388 – 1385.

MINYAK

Harga miyak berpotensi lanjutkan kenaikan menguji level resisten di 58.50 – 58.80 karena kekhawatiran pasar terhadap ketegangan di timur tengah yang berpotensi mengganggu supplai minyak. Sementara itu support minyak berada pada level 56.70 – 56.40.

EURUSD

EURUSD berpeluang bergerak naik menguji level resisten di 1.1420 – 1.1450 di topang oleh potensi pelemahan dolar lebih lanjut yang tertekan oleh sentimen The Fed, Namun sentimen dovish dari ECB berpotensi membawa EURUSD menguji support di 1.1325 – 1.1300.

GBPUSD

GBPUSD berpotensi bergerak naik menguji level resisten di 1.2780 – 1.2800 di tengah sentimen bahwa The Fed yang membuka peluang penurunan suku bunga jika di perlukan. Kekhawatiran akan ketidakpastian politik di Inggris berpotensi menekan GBPUSD menguji support di 1.2700 – 1.2680.

USDJPY

USDJPY berpeluang bergerak turun menguji level support di 106.90 – 106.70 seiring meningkatnya minat pelaku pasar pada aset aman di tengah ketidakpastian glonal. Resisten USDJPY berada pada kisaran 107.80 – 107.90.

AUDUSD

AUDUSD berpotensi bergerak naik dalam jangka pendek menguji level resisten di 0.6970 – 0.6990 karena di topang oleh pelemahan dolar dan positifnya perkembangan perang dagang. Support berada pada kisaran 0.6900 – 0.6880.