Berita forex hari ini Rabu 23 September 2020 :

1. Rabu pagi pukul 7:30 lembaga survei markit akan melaporkan aktivitas manufaktur Jepang untuk bulan September, USDJPY berpotensi bergerak naik bila data ini menunjukkan penurunan aktivitas manufaktur Jepang. Alias yen melemah. data dirilis lebih rendah dari perkiraan.

2. Selanjutnya fokus pasar akan tertuju pada keputusan suku bunga RBNZ jam 9:00 WIB, bila RBNZ memangkas suku bunganya maka NZDUSD berpotensi melemah.
Pukul 13:00 WIB lembaga survei GFK akan melaporkan aktivitas belanja di Jerman untuk periode Oktober, bila data ini dirilis lebih baik dari perkiraan maka EURUSD berpotensi menguat.

3. EURUSD kembali akan mendapatkan sentimen penggerak dari data-data penting yang akan dimulai pukul 14:15 sampai dengan pukul 15:00 WIB, data-data tersebut adalah laporan aktivitas manufaktur dari negara perancis, Jerman dan kawasan Euro. Bila serangkaian data – data penting ini menunjukkan adanya angka aktual yang melebihi ekspektasi maka EURUSD berpeluang menguat.

4. Pukul 15:30 WIB lembaga survei Markit juga akan melaporkan aktivitas Manufaktur dan jasa di Inggris untuk periode September, bila kedua data ini dirilis lebih rendah dari perkiraan maka GBPUSD berpotensi melemah.

5. Malam hari AS melalui lembaga survei Markit juga akan memberikan laporan terkini terkait aktivitas manufaktur dan Jasa di AS, Meningkatnya kasus covid19 dan ketegangan hubungan diplomatik AS-Tiongkok diperkirakan akan menekan sektor manufaktur dan jasa di AS dan hal ini berpeluang menopang kenaikan harga emas.

6. Federal Reserve Chair Jerome Powel kembali akan memberikan pernyataan pada pukul 21:00 WIB, bila dalam pidatonya Powell memberikan pernyataan yang hawkish maka harga emas berpeluang melemah.

7. Seperti biasa setiap minggu Badan Energy Information Administration (EIA) Amerika Serikat akan melaporkan kondisi terbaru dari cadangan minyak mentah AS. Bila data ini dilaporkan alami penurunan maka harga minyak berpeluang menguat.