Permintaan terhadap aset berisiko berpotensi meningkat pada awal perdagangan hari Senin (23/9) di tengah adanya laporan dari surat kabar Tiongkok, yang melaporkan adanya negosiasi dagang yang “konstruktif” antara AS dengan Tiongkok pada pekan lalu serta pernyataan menteri luar negeri AS Mike Pompeo yang meredakan ketegangan di Timur Tengah.

Hari ini pasar akan menantikan sejumlah data indeks manufaktur dan jasa dari Perancis, Jerman dan zona Euro pada pukul 14:15 WIB, 14:30 WIB, dan 15:00 WIB , pidato Presiden ECB Mario Drgahi pada pukul 20:00 WIB data indeks manufaktur AS pukul 20;45 WIB dan pidato anggota FOMC Jhon Williams pukul 20:50 WIB dan James Bullard pukul 0:00 WIB/Selasa.

Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpotensi bergerak turun dalam jangka pendek untuk menguji level support di $1509 – $1504 jika pasar mempertimbangkan adanya progres dalam negosiasi dagang antara AS-Tiongkok seperti yang dilaporkan oleh surat kabar Tiongkok Xinhua. Namun, harga emas berpeluang untuk bergerak naik menguji leve resisten di $1517 – $1522 jika dollar AS dapatkan sentimen negatif dari perilisan data indeks manufaktur AS yang pesimis.


Minyak

Harga minyak berpotensi terkoreksi turun dalam jangka pendek untuk menguji level support di $58.40 – $57.90 di tengah meredanya tensi geopolitik di Timur Tengah karena pernyataan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo yang mengatakan bahwa tentara AS di wilayah Teluk hanya untuk pertahanan. Namun, harga minyak berpeluang untuk bergerak naik jika pasar mempertimbangkan turunnya aktivitas rig AS untuk menguji level resisten di $59.20 – $59.70.

EURUSD

EURUSD berpotensi bergerak turun pada outlook menguatnya dollar AS seiring meredanya kekhawatiran akan negosiasi dagang antara AS dengan Tiongkok untuk menguji level support di 1.0990 – 1.0950. Namun, EURUSD berppotensi untuk bergerak naik, menguji level resisten di 1.1050 – 1.1100 jika data indeks manufaktur dari sejumlah wilayah zona Euro dan pidato Presiden ECB hasilnya optimis.

GBPUSD

Masih belum adanya titik terang terkait perkembangan Brexit, khususnya pasca adanya komentar dari Menteri Luar Negeri Irlandia yang mengatakan masih menunggu proposal serius dari Inggris serta pernyataan PM Inggris Boris Johnson yang mengatakan dia tidak berharap untuk mencapai kesepakatan penuh’ yang dapat dioperasikan secara hukum” mencakup perbatasan Irlandian berpotensi menjadi sentimen negatif bagi pergerakan GBPUSD untuk menguji level support di 1.2440 – 1.2390. Sebaliknya jika bergerak naik, level resisten terlihat di 1.2500 – 1.2550.

USDJPY

Outlook menguatnya dollar AS dan meredanya kekhawatiran akan tensi dagang AS-Tiongkok berpeluang menopang kenaikan USDJPY dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 108.00 – 108.50. Sementara itu jika bergerak turun, level support berada di 107.40 – 106.90.