Pekan ini pergerakan pasar kemungkinan masih akan di pengaruhi oleh pasar yang optimis terhadap vaksin Pfizer dan Moderna yang efektif untuk mencegah covid19,  Selain itu ketidakpastian di seputar Brexit berpotensi memberikan tekanan pada GBPUSD. Pasar mungkin juga akan bergerak dengan volatilitas yang terbatas karena pada hari Kamis dan Jumat, Pasar AS akan libur Thanks Giving.

1. Pagi hari NZDUSD dan AUDUSD akan mendapatkan katalis penggerak penting :

NZDUSD akan menadapatkan sentimen penggerak dari aktivitas penjualan ritel di kuartal ke 3 yang dirilis oleh kantor statistik Selandia Baru, bila data ini menunjukkan daya beli masyarakat yang melemah maka NZDUSD berpotensi turun. (data dirilis lebih baik dari perkiraan).

2. Selanjutnya AUDUSD akan mendapatkan katalis penggerak dari laporan aktivitas Manufaktur dan jasa bulan November yang dirilis lembaga survei Markit, bila kedua data ini menunjukkan melambatnya aktivitas manufaktur dan jasa akibat kasus covid19 maka AUDUSD berpotensi melemah. (data dirilis lebih baik dari perkiraan).

Selanjutnya Zona Euro, Inggris dan AS akan secara berutut merilis data aktivitas manufaktur dan jasanya:

3. Diawali dari zona euro, mulai pukul 15:15 WIB sampai dengan 16:00 WIB, negara dengan ekonomi terkuat seperti Jerman dan Perancis serta kawasan euro lainnya akan merilis data aktivitas manufaktur dan jasa untuk periode November, meningkatnya kasus covid19 di Eropa berpeluang menghambat laju aktivitas ekonomi di kawasan euro. Bila data ini dirilis lebih rendah dari perkiraan maka EURUSD berpeluang melemah.

4. Selanjutnya pukul 16:30 WIB Lembaga Survei Markit  Inggris akan merilis data aktivitas manufaktur dan jasa untuk periode November, data ini biasanya di jadikan barometer pengukur kemajuan ekonomi, di tengah ketidakjelasan Brexit dan masih tingginya kasus covid19 di Inggris berpotensi menekan laju pertumbuhan manufaktur dan jasa, bila data dirilis lebih rendah dari perkiraan maka GBPUSD berpeluang melemah.

5. Malam hari pukul 21:45 WIB, lembaga seurvei Markit AS juga akan merilis  aktivitas  manufaktur dan jasa untuk bulan November, bila data ini dirilis lebih rendah dari perkiraan maka dolar AS berpotensi melemah dan harga emas berpeluang menguat.