Permintaan aset berisiko berpotensi kembali menguat dalam jangka pendek di tengah adanya klarifikasi segera dari penasihat perdagangan Gedung Putih Peter Navarro bahwa kesepakatan dagan AS-Tiongkok belum berakhir setelah sebelumnya dia mengatakan kesepakatan dagang telah “berakhir” dalam sebuah wawancara di Fox News.

Untuk hari ini pasar akan melihat sejumlah data indeks manufaktur dan jasa dari sejumlah negara maju yang akan menjadi salah satu pertimbangan pelaku pasar terhadap tingkat pemulihan ekonomi yang sedang di hantam oleh pandemi Covid-19. Data tersebut dirilis oleh Australia pukul 6:00 WIB, Jepang pukul 7:30 WIB, Perancis pukul 14:15 WIB, Jerman pukul 14:30 WIB, zona Euro pukul 15:00 WIB, Inggris pukul 15:30 WIB dan AS pukul 20: 45 WIB.

Potensi pergerakan

EMAS
Harga emas berpeluang bergerak turun di tengah optimisme akan hubungan dagang AS-Tiongkok setelah adanya klarifikasi dari Peter Navarro untuk menguji level support di $1750 – $1742. Namun, jika pasar kembali cemaskan outlook penyebaran Covid-19 dan data ekonomi AS yang dirilis pesimis, maka harga emas berpeluang untuk berbalik naik untuk menguji level resisten di $1762 – $1770.

Minyak  
Harga minyak berpotensi untuk bergerak turun dalam jangka pendek untuk menguji level support di $39.30 – $38.00 di tengah outlook profit taking para pelaku pasar setelah lonjakan harga kemarin di tengah kekhawatiran akan melambatnya permintaan karena pandemi Covid-19. Harga minyak berpeluang bergerak naik jika data indeks manufaktur yang dirilis sejumlah negara maju menunjukkan angka yang optimis untuk menguji level resisten di $40.50 – $41.70.

EURUSD
EURUSD berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek di tengah sentimen pernyataan yang optimis tentang ekonomi zona Euro dari wakil presiden ECB De Guindos untuk menguji level resisten di 1.1310 – 1.1390. Namun, jika data indeks manufaktur dari Perancis, Jerman dan zona Euro dirilis pesimis maka EURUSD berpeluang untuk bergerak turun menguji support di 1.1230 – 1.1150.

GBPUSD 
Outlook rencana pelonggaran lockdown Inggris dan masih adanya optimisme akan kesepakatan dagang Inggris – Uni Eropa berpeluang menopang kenaikan GBPUSD jangka pendek  untuk menguji level resisten di 1.2530 – 1.2600. Namun, GBPUSD berpotensi untuk berbalik turun, menguji support di 1.2440 – 1.2370 jika data indeks manufaktur dan jasa Inggris yang dirilis pukul 15:30 WIB hasilnya lebih rendah dari estimasi.

USDJPY 
Pesimisnya data indeks manufaktur Jepang dan optimisnya pernyataan pejabat AS tentang hubungan dagang AS-Tiongkok berpotensi memicu kenaikan USDJPY dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 107.30 – 107.90 . Namuun, jika pasar mencari aset safe haven yen di tengah kasus pandemi, maka USDJPY berpeluang bergerak turun untuk mengincar support di 106.60 – 106.00.

AUDUSD
AUDUSD berpeluang menguat dalam jangka pendek untuk menguji resisten di 0.6960 – 0.7020 di tengah optimisnya data indeks manufaktur dan jasa Australia dan pernyataan terbaru dari pejabat AS mengenai hubungan dagang antara AS-Tiongkok. Jika bergerak turun level support terliha di area 0.6880 – 0.6820,