1. Harga emas berpeluang masih dalam tren penurunan dalam jangka pendek karena outlook penguatan dollar AS dan tingginya tingkat imbal hasil obligasi AS, di tengah pasar yang mencerna kebijakan terbaru dari The Fed yang terkait dengan kapital perbankan dimana bank sentral menolak untuk perpanjangan waktu aturan yang berakhir di bulan ini yang akan melonggarkan rasio leverage tambahan untuk perbankan selama pandemi. Selanjutnya pada hari ini pasar akan mencari petunjuk dari pidato ketua Fed Jerome Powell yang dijadwalkan pukul 20:00 WIB dan data Existing Home Sales AS pukul 21:00 WIB.

2. Harga minyak berpeluang melemah dalam jangka pendek di tengah sentimen meningkatnya aktivitas rig AS dalam laporan Baker Hughes di akhir pekan lalu yang menunjukkan adanya penambahan sebesar 9 rig aktif menjadi totalnya 411.

3. EURUSD berpotensi bergerak turun dalam jangka pendek di tengah outlook penguatan dollar AS serta kebijakan lockdown terbaru di Perncis dimana pemerintah menutup sebanyak 16 wilayah karena memburuknya krisis kesehatan. Selanjutnya pada hari ini pasar akan mencari katalis dari data Current Account zona Euro yang dirilis pukul 16:00 WIB dan lpaoran bulanan Bundesbank Jerman pukul 18:00 WIB.

4. GBPUSD juga berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek karena outlook menguatnya dollar AS serta laporan terbaru yang mengatakan bahwa PM Inggris Boris Johnson berencana untuk memperpanjang undang-undang lockdown Inggris hingga Oktober mendatang.