Berita Tanpa rilis data ekonomi penting hari ini Senin (21/8/2017), fokus pelaku pasar akan tertuju pada faktor geopolitik. AS dan Korea Selatan dijawalkan mengadakan latihan militer mulai hari ini hingga 31 Agustus, dan merupakan latihan militer dengan skala besar. Respon Korea Utara terhadap latihan militer tersebut akan menjadi perhatian, jika Korut kembali mengancam akan meluncurkan milis ke Guam, aset-aset safe haven akan kembali menjadi incaran pelaku pasar.

Potensi Pergerakan

EURUSD
Sejak awal Agustus, EURUSD berada dalam tren menurun, tidak adanya data ekonomi penting dari zona euro yang dirilis hari ini kemungkinan akan membawa pasangan mata uang ini melemah ke area 1.1650 selama tidak menembus resisten 1.1800.

GBPUSD
Dalam tiga hari terakhir, GBPUSD cenderung bergerak mendatar di level terendah 5 pekan dengan rentang perdagangan 1.2830 – 1.2915. GBPUSD berpotensi menguat jika mampu menembus konsisten dia atas 1.2915 dengan target ke 1.3000. Sebaliknya GBPUSD kemunugkina 1.2770 jika mampu melewati 1.2830.

USDJPY
USDJPY gap up pada hari insetelah mencatat penurunan tiga hari beruntun. Jika ketegangan antara AS denganM Korut kembali meningkat, USDJPY kemungkinan melanjutkan penurunan ke 108.65. USDJPY memiliki peluang naik hanya jika mampu melewati resisten 109.75.

AUDUSD
Selain faktor geopolitik, harga bijih besi akan menjadi penggerak AUDUSD yang membukukan kenikan mingguan pada pekan lalu. Jika harga bijih besi menguat, dan AUDUSD berhasil melewati resisten 0.7950, pasangan mata uang ini kemungkinan akan naik ke area 0.7990.

Emas
Logam mulia ini dibuka gap down namun perlahan berbalik menguat. Menyandang sebagai status safe haven, emas memiliki potensi melanjutkan kenaikan ke area 1292 jika Korea Utara kembali mengancam akan meluncurkan misil ke Guam.

Minyak Mentah
Harga minyak mencatat kenaikan lebih dari 3% pada hari Jumat, namun selama di bawah level 49.00, harga minyak kemungkinan akan berbalik melemah dengan target ke area 47.80.

Comments are closed.