Kabar transisi lockdown di Inggris karena peningkatan wabah Korona telah memicu penguatan aset aman logam emas dan dollar AS di awal hari Senin (21/12). Sementara kabar disepakatinya stimulus sebesar $900 miliar oleh Kongres AS, nampak tertekan oleh kekhawatiran wabah Korona yang makin meningkat secara global.

Peluang Pergerakan:
 
Emas
Harga emas ditutup turun $3.94 di level $1881.33 pada hari Jumat karena penguatan dolar AS akibat belum dicapainya kesepakatan stimulus hingga penutupan perdagangan pekan lalu. Tapi hari Minggu kemarin, Kongres AS mengabarkan bahwa telah tercapai kesepakatan stimulus fiskal AS sebesar $900 milyar. Kesepakatan ini bisa mendorong penguatan harga emas. Harga emas berpotensi beli menguji resisten $1890 selama harga bertahan di atas level $1880. Sebaliknya turun ke bawah level tersebut, harga emas berpotensi jual menguji support $1874. Peluang rentang harga di sesi Asia: $1874 – $1890.

Minyak Mentah
Harga minyak berakhir naik $0.66 di level $49.22 di hari Jumat, di tengah sentimen optimisme pasar terhadap peluncuran vaksin Covid-19 dan prospek anggota parlemen AS akan mencapai kesepakatan paket stimulus. Pagi ini, kekhawatiran tingginya penyebaran virus Covid-19 dan kenaikan jumlah kilang minyak yang aktif di AS berpotensi mengambil posisi jual untuk harga minyak, menguji support $48.25. Peluang rentang harga di sesi Asia: $48.25 – $48.95.

EURUSD
Terbebani oleh sentimen penguatan dolar AS, EURUSD berakhir turun 11 pips di level 1.2254 pada hari Jumat karena stimulus AS dan perjanjian BREXIT yang tidak kunjung disepakati. Dan hari minggu kemarin, Kongres AS mengabarkan telah terjadi kesepakatan paket stimulus AS sebesar $900 milyar, tapi di satu sisi kasus covid-19 yang terus meningkat di Eropa dan belum tercapainya kesepakatan BREXIT mendorong penurunan nilai tukar euro di pembukaan pekan ini. EURUSD berpotensi jual menguji support 1.2190 selama harga bertahan di bawah level 1.2235. Sebaliknya jika naik ke atas level tersebut, EURUSD berpotensi beli menguji resisten 1.2260. Peluang rentang harga di sesi Asia: 1.2190 – 1.2260.

GBPUSD
Tertekan oleh sentimen kekhawatiran akan outlook no-deal Brexit setelah adanya pernyataan pesimis dari PM Johnson telah memicu penurunan GBPUSD di  hari Jumat, ditutup turun 56 pips di level 1.3527. Pesimisme kesepakatan BREXIT dan kabar lockdown di Inggris karena meningkatnya penyebaran wabah Korona masih berpeluang menempatkan GBPUSD pada posisi jual menguji support 1.3350. Peluang rentang harga di sesi Asia: 1.3350 Р1.3470.

USDJPY
USDJPY berakhir naik 23 pips di level 103.30 pada hari Jumat, dipicu oleh sentimen menguatnya dolar AS kerena stimulus fiskal yang tidak kunjung disetujui dan kebijakan moneter Bank of Japan yang masih akomodatif. USDJPY berpotensi beli menguji resisten 103.70 selama harga bertahan di atas support 103.35. Sebaliknya turun ke bawah level support tersebut, USDJPY berpotensi jual menguji support 103.15. Peluang rentang harga di sesi Asia: 103.15 – 103.70.

AUDUUSD
AUDUSD ditutup turun 4 pips di level 0.7621 pada hari Jumat karena sentimen menguatnya dolar AS akibat stimulus fiskal AS yang tidak kunjung disepakati. Pagi ini, AUDUSD dibuka turun karena kekhawatiran peningkatan kasus covid-19 di dunia sehingga AUDUSD berpotensi jual menguji support 0.7565 selama harga bertahan di bawah resisten 0.7600. Sebaliknya naik ke atas level resisten tersebut, AUDUSD berpotensi beli menguji resisten 0.7565. Peluang rentang harga di sesi Asia: 0.7565 – 0.7625