1. Harga emas berpeluang bergerak turun karena pernyataan dari Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin yang menyerukan untuk akhiri bantuan stimulus dengan meminta Federal Reserve untuk mengembalikan uang yang dialokasikan untuk pinjaman pandemi ke pengusaha, organisasi nirlaba dan pemerintahan lokal yang dapat mendorong penguatan dolar AS. Meskipun begitu penurunan berpeluang terbatas dan bahkan bisa berbalik naik jika pasar mempertimbangkan berita akan kembali bernegosiasinya partai Republik dengan Demokrat untuk membahas RUU paket bantuan stimulus.

2. Harga minyak berpeluang untuk bergerak turun dalam jangka pendek di tengah outlook akan melambatnya permintaan bahan bakar setelah jumlah kasus virus korona di seluruh dunia terus meningkat. Fokus pasar hari ini akan tertuju ke data aktivitas rig AS yang dilaporkan oleh Baker Hughes pukul 01:00 WIB/Sabtu.

3. EURUSD berpeluang dalam tekanan turun dalam jangka pendek di tengah sentimen penolakan dari Hungaria dan Polandia untuk kebijakan paket stimulus di Eropa yang senilai $2 triliun serta sentimen masih tingginya kasus Covid-19 di Eropa. Selanjutnya fokus pasar hari ini akan tertuju ke data PPI Jerman pukul 14:00 WIB, pidato presiden ECB Lagarde pukul 15:15 WIB dan Consumer Confidence zona Euro yang dirilis pukul 22:00 WIB.

4. Masih dibayangi oleh outlook no-deal Brexit seiring belum adanya progres dalam negosiasi serta adanya rumor untuk persiapan tanpa kesepakatan dari beberapa negara di Eropa berpeluang memicu aksi jual terhadap GBPUSD dalam jangka pendek. Fokus pasar hari ini akan tertuju ke data ekonomi Inggris seperti Retail Sales dan Public Sector Net Borrowing pukul 14:00 WIB.