Berita Forex Hari Ini, Kamis 2 Juli 2020 :

1. Pukul 1.00 WIB dini hari bank sentral AS The Fed telah merilis notula rapat kebijakan moneter terbarunya dan hasilnya The Fed memberikan pernyataan untuk menahan suku bunga pinjaman jangka pendek mereka dalam kisaran 0% -0,25%.  The Fed terus berusaha memberikan dukungan untuk ekonomi yang tertekan akibat coronavirus.

2.DPR AS mengeluarkan undang-undang pada hari Rabu (1/7/2020) yang akan memberikan sanksi kepada bank yang melakukan bisnis dengan pejabat Tiongkok yang menerapkan hukum keamanan nasional,  Ketua DPR AS Nancy Pelosi menyebut UU itu dengan penumpasan brutal untuk menyapu Hong Kong.

3. Calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden, Rabu berjanji untuk menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Tiongkok jika undang-undang keamanan baru yang bertujuan mengurangi oposisi terhadap Partai Komunis yang berkuasa mengancam hak-hak Amandemen warga AS.

4. Badan statistik nasional Australia akan merilis data neraca perdagangan Australia untuk bulan Mei, bila data ini dirilis lebih rendah dari perkiraan maka AUDUSD berpotensi bergerak turun.

5. Pukul 16:00 WIB, zona euro akan merilis data indeks harga produsen untuk bulan Mei, penurunan harga di tingkat produsen bisa mengindikasikan penurunan permintaan barang yang mungkin karena penurunan eknomi. bila data ini dirilis lebih rendah dari perkiraan maka EURUSD berpotensi melemah.

6. Dan pukul 19.30 wib, perhatian pasar akan tertuju pada data tenaga kerja penting Amerika Serikat seperti Average Hourly Earnings, Nonfarm Payrolls dan Unemployment Rate dan juga data klaim tunjangan pengangguran. Bila serangkaian data ini menunjukkan aktual yang lebih baik dari perkiraan maka dolar AS berpotensi menguat dan harga emas berpeluang bergerak turun.