Dolar alami kerugian terhadap mata uang utama pada hari Selasa (19/5/2020)
setelah mendorong data dari uji coba vaksin untuk COVID-19 mengurangi permintaan safe-haven untuk greenback.

Selanjutnya harga minyak naik pada Selasa (19/5/2020), memperpanjang kenaikan untuk sesi keempat berturut-turut, di tengah tanda-tanda bahwa produsen memangkas output seperti yang dijanjikan saat permintaan meningkat, didorong oleh lebih banyak negara yang keluar dari pembatasan yang diberlakukan untuk melawan pandemi coronavirus.

Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpotensi bergerak turun menguji level 1725 – 1715 karena tertekan harapan ditemukanya vaksin covid19. namun jika mampu untuk bergerak naik harga emas berpeluang menguji resisten 1745 – 1755.

MINYAK

Harga minyak berpeluang bergerak naik menguji level resisten di 33.50 34.50 karena ditopang pemangkasan produksi minyak mentah dan dimulainya aktivitas bisnis setelah penguncian. level support harga minyak berada pada level 30.50 – 29.50.

EURUSD

Sentimen pelemahan dolar AS berpotensi menjadi katalis positif bagi EURUSD menguji level resisten di 1.0940 -1.0970. namun kekhawatiran melemahnya ekonomi zona euro berpeluang menekan EURUSD menguji level support di 1.0870 – 1.0840.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang bergerak naik menguji level resisten 1.2240 – 1.2280 karena didukung pelemahan dolar AS. kekhawatiran Brexit berpeluang membatasi penguatan GBPUSD, level support berada pada kisaran 1.2140 – 1.2110.

USDJPY

Menguatnya pasar saham karena didukung oleh harapan di temukanya vaksin korona berpeluang memicu kenaikan USDJPPY menguji level 107.60 – 107. 90. level support USDJPY berada pada kisaran 107.05 – 106. 75.

AUDUSD

AUDUSD berpeluang bergerak naik menguji level resisten di 0.6560 – 0.6590 karena ditopang oleh  outlook pelemahan dolar AS dan menguatnya harga komoditas tembaga. Level support AUDUSD berada pada kisaran 0.6470 – 0.6450.