Pekan ini Investor akan memperhatikan bagaimana Federal Reserve dapat merespons kekhawatiran resesi yang diakibatkan oleh inversi kurva imbal hasil obligasi AS, yang akan berlangsung pada pekan ini.

Selanjutnya pasar akan memperhatikan rekaman pertemuan Bank Sentral Eropa. Jika ECB memberikan pandangan yang dovish, ini berpeluang melemahkan Euro.

Market movers lainya Data Final CPI Zona Euro Dan Data Jerman Bundesbank Monthly Report Akan Menjadi Fokus Pasar yang akan mulai dirilis pada pukul 15:00WIB.

Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek menguji level support di 1498 – 1493 karena meredahnya sentimen resesi di AS, Sementara itu jika bergerak naik harga emas berpeluang menguji level resisten di 1518 – 1524.

MINYAK

Harga minya berpotensi bergerak naik menguji level resisten dalam jangka pendek di 55.85 – 56.40 karena merespon laporan produksi OPEC yang turun tajam pada bulan Juli. Sementara itu untuk level support harga minyak berada pada level 54.65 – 54.25.

EURUSD

EURUSD berpeluang bergerak turun menguji level support di 1.1065 – 1.1045 karena tertekan oleh sentimen kebijakan yang lebih longgar dari ECB, resisten EURUSD berada pada kisaran 1.1130 – 1.1150.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang bergerak naik menguji level resisten di 1.2180 – 1.2200 seiring lapora data ekonomi Inggris yang dirilis lebih baik dari perkiraan pada pekan lalu. Support GBPUSD berada pada kisaran 1.2115 – 1.2100.

USDJPY

USDJPY berpeluang bergerak menguji level resisten di 106.50 – 106.75 karena minat pelaku pasar yang kembali meningkat pada aset beresiko di tengah pudarnya sentimen meredahnya resesi. Support di USDJPY berada pada level 105.90 – 105.70.

AUDUSD

AUDUSD berpotensi bergerak naik menguji level resisten di 0.6800 – 0.6820 karena didukung oleh harapan akan adanya negosiasi dagang baru antara AS – Tiongkok. Support AUDUSD berada pada level 0.6755 – 0.6735.