Dolar AS bertahan pada hari Senin (18/5/2020) karena kekhawatiran tentang ketegangan global dengan Tiongkok membayangi peningkatan sentimen dari mengurangi penguncian coronavirus, sementara pembicaraan tentang suku bunga negatif mendorong pound ke level terendah hampir dua bulan.

Italia mengumumkan rencana untuk menaikkan pembatasan perjalanan bulan depan dan bagian-bagian dari Amerika Serikat muncul dari penguncian dalam dorongan untuk saham, meningkatnya ketegangan dengan Tiongkok di Eropa, Amerika Serikat dan Australia telah memaksa pedagang mata uang untuk meningkatkan kewaspadaa mereka.


Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpotensi menguji level resisten 1773 – 1778 karena Federal Reserve mengatakan harga saham dan aset dapat mengalami pukulan signifikan dari pandemi coronavirus. Level support untuk harga emas berada pada kisaran 1750 – 1745.

MINYAK

Ditopang oleh rencana pemangkasan produksi minyak mentah harga minyak berpotensi menguji level resisten di di 31.00 – 32.00, Bila bergerak turun harga minyak berpeluang menguji level support 29.00 – 28. 00.

EURUSD

EURUSD berpeluang bergerak turun menguji level support di 1.0785 – 1.0770 karena tertekan oleh outlook perlambatan ekonomi zona euro dan potensi penguatan dolar AS. Level resisten EURUSD berada pada kisaran 1.0830 – 1.0850.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang bergerak turun menguji level support di 1.2060 – 1.2060 karena tertekan oleh ketidakpastian Brexit dan ekonomi Inggris yang tertekan oleh Covid19. Level support resisten GBPUSD berada pada kisaran 1.2140 – 1.2170.

USDJPY

USDJPY berpeluang bergerak naik menguji resisten di 107.45 – 107 65 karena outlook dolar AS yang berpeluang berlanjut, Namun bila mampu bergerak turun USDJPY berpeluang menguji support di 106.90 – 106.60.

AUDUSD

Penguatan harga komoditas tembaga berpeluang menopang kenaikan AUDUSD bergerak menguji resisten di kisaran 0.6460 – 0.6490. Level support AUDUSD berada pada kisaran 0.6400 – 0.6380.