Dollar AS nampak tertekan di awal perdagangan Kamis (18/3) setelah pernyataan Gubernur The Federal Reserve, Jerome Powell, pada pengumuman suku bunga acuan AS jam 01:00 WIB tadi. Powell menyatakan kebijakan pembelian obligasi bulanan The Fed masih akan berlanjut, dan belum ada rencana kenaikan suku bunga hingga tahun 2023.

Powell juga menambahkan sangat mungkin terjadi peningkatan pada hasil data -data pembelanjaan masyarakat, tetapi pemulihan ekonomi belum merata dan target tenaga kerja serta inflasi baru akan dapat dicapai jika didukung stimulus moneter yang sesuai. Pernyataan ini nampak memicu minat pasar pada aset berisiko dan logam emas.

Peluang pergerakan:
 
Emas
Harga emas berakhir naik pada akhir perdagangan hari Rabu sebesar $13.61 di level $1745.04 setelah pidato dari Gubernur The Fed, Jerome Powell dini hari tadi yang mempertahankan kebijakan moneter The Fed. Di sesi Asia (18/3), harga emas berpotensi dibeli menguji resisten $1757 selama harga bertahan di atas level $1743. Jika harga turun ke bawah level tersebut, harga emas berpotensi dijual menguji support $1741. Peluang pergerakan di sesi Asia: $1741 – $1757.

Minyak Mentah
Tertekan oleh berita bahwa  negara-negara Zona Euro yang menghentikan vaksinasi AstraZeneca dan cadangan minyak mentah AS versi EIA  yang meningkat semalam, menekan harga minyak bergerak lebih rendah pada akhir perdagangan hari Rabu sebesar $0.51 di level $64.43. Di sesi Asia (18/3),harga minyak berpeluang dibeli menguji resisten $65.00 bila turunnya dollar AS berlanjut pasca pidato The Fed dan harga bertahan di atas level $64.30. Jika turun ke bawah level tersebut, harga minyak berpotensi dijual menguji support $64.00. Peluang pergerakan di sesi Asia: $64.00 – $65.00.

EURUSD
EURUSD naik 77 pip ke level 1.1978 di hari Rabu, tertopang melemahnya dollar AS setelah  pidato dari Gubernur The Fed, Jerome Powell dini hari tadi yang mempertahankan kebijakan moneter The Fed. Di sesi Asia (18/3), EURUSD berpotensi dibeli menguji resisten 1.2000 selama turunnya dollar AS pasca pernyataan Gubernur The Fed berlanjut. Jika turun ke bawah level 1.1960, EURUSD berpeluang dijual menguji support 1.1940. Peluang pergerakan di sesi Asia: 1.1940 – 1.2000.

GBPUSD
Pidato Gubernur The Fed Powell dan pernyataan menteri kesehatan Inggris Matt Hancock bahwa vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh AstraZeneca masih aman untuk digunakan telah menopang kenaikan GBPUSD sebesar 70 pip di level 1.3962. Di sesi Asia (18/3), GBPUSD berpotensi dibeli menguji resisten 1.1995 bila melemahnya dollar AS pasca pernyataan The Fed berlanjut. Jika turun ke bawah level 1.3945, GBPUSD berpeluang dijual menguji support 1.3925. Peluang pergerakan di sesi Asia: 1.3925 – 1.3995.

USDJPY
USDJPY  berakhir  turun pada akhir perdagangan hari Rabu sebesar 16 pip di level 108.83 setelah  pidato dari Gubernur The Fed, Jerome Powell dini hari tadi yang mempertahankan kebijakan moneter The Fed. Di sesi Asia (18/3),USDJPY berpotensi  dibeli menguji resisten 109.20  selama harga bertahan di atas level 108.80 dan berkurangnya minat pasar pada aset aman yen Jepang. Jika turun ke bawah level tersebut, USDJPY berpotensi dijual menguji support 108.65. Peluang pergerakan di sesi Asia: 108.65 – 109.20.

AUDUSD
Dollar AS yang melemah setelah pidato dari Gubernur The Fed, Jerome Powell dini hari tadi yang mempertahankan kebijakan moneter The Fed. AUDUSD berakhir melemah sebesar 50 pip di level 0.7793 pada akhir perdagangan hari Rabu. Di sesi Asia (18/3), AUDUSD berpotensi dibeli menguji resisten 0.7855 setelah laporan tenaga kerja Australia dirilis lebih baik dari ekspektasi. Jika turun ke bawah level 0.7780, AUDUSD berpeluang dijual menguji support 0.7760. Peluang pergerakan di sesi Asia: 0.7760 – 0.7855.