Langkah stimulus terbaru dari People Bank of China yang menyuntikan likuiditas sebesar 200 miliar yuan via fasilitas pinjaman jangka menengah dalam setahun berpeluang memicu permintaan terhadap aset berisiko jangka pendek. Namun, kenaikan terhadap aset berisiko berpeluang terbatas mengingat meluas dan meningkatnya jumlah korban virus Korona di Tiongkok serta adanya ketidakpercayaan dari AS terhadap laporan korban dari Tiongkok.

Sementara itu untuk harga minyak berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek seiring meningkatnya aktivitas rig AS dalam laporan Baker Hughes di akhir pekan lalu. Namun, penurunan berpeluang terbatas dan dapat bergerak naik di tengah keyakinan pasar kalau Rusia akan mendukung Arab Saudi untuk memangkas produksi yang lebih besar di tengah melimpahnya minyak Rusia dan membanjirnya dolar dari penjualan bank terkemuka.

Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpeluang turun dalam jangka pendek di tengah laporan stimulus terbaru dari Tiongkok yang menyuntikan dana 200 miliar yuan untuk menguji level support terdekat di $1578 – $1572. Namun, harga emas berpeluang untuk berbalik naik jika pasar masih mencemaskan dampak dari penyebaran virus Korona untuk menguji level resisten di $1586 – $1592.

MINYAK

Harga minyak berpeluang turun dalam jangka pendek untuk menguji level support di $51.80 – $51.30 di tengah sentimen meningkatnya aktivitas rig AS dalam laporan Baker Hughes pada akhir pekan lalu. Namun, jika pasar dapat laporan Rusia mendukung usulan Arab Saudi untuk memangkas produksi yang lebih besar dari saat ini berpeluang memicu kenaikan harga minyak untuk menguji level resisten di $52.50 – $53.00.

EURUSD

EURUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek karena outlook perlambatan ekonomi di kawasan zona Euro serta ketegangan dagang antara AS dengan Uni Eropa pasca Gedung Putih menaikan tarif pesawat yang diimpor dari Uni Eropa untuk menguji level support di 1.0800 – 1.0760. Namun, EURUSD berpeluang naik, menguji resisten di 1.0880 – 1.0930 jika pasar dapatkan katalis positif dari perteuan Eurogroup dan laporan bulanan Bundes Bank Jerman.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek di tengah potensi terjadinya profit taking pasca kenaikan akhir-akhir ini yang dipicu pergantian menteri keuangan Inggris karena masih adanya kekhawatiran akan potensi no-deal Brexit untuk menguji level support di 1.3020 – 1.2970. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di 1.3080 – 1.3130.

USDJPY

USDJPY berpeluang naik jangka pendek di tengah sentimen pesimisnya data GDP Jepang dan peluncuruan stimulus baru dari Tiongkok untuk menguji level resisten di 110.00 – 110.50. Namun, jika pasar kembali mencemaskan virus Korona yang memicu permintaan aset safe haven berpeluang mendorong turun USDJPY untuk menguji level support di 109.50 – 109.00

AUDUSD

Peluncuran stimulus baru oleh Tiongkok berpeluang menjadi katalis positif bagi pergerak AUDUSD dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 0.6750 – 0.6780. Namun, jika pasar kembali hindari aset berisiko karena virus Korona berpeluang memicu penurunan AUDUSD jangka pendek untuk menguji support di 0.6690 – 0.6660.