Permintaan terhadap aset safe haven berpotensi kembali meningkat dalam jangka pendek di tengah kembali munculnya friksi baru antara AS dengan Tiongkok pasca DPR meloloskan RUU yang mengatur Hak Asasi Manusia dan Demokrasi Hong Kong. Namun, hasil tersebut segera mendapatkan respon dari Tiongkok yang mengatakan bahwa mereka akan membalas jika AS mensahkan RUU tersebut.

Sentimen lainnya yang berpotensi akan menjadi penggerak pasar hari ini adalah perkembangan Brexit. Setelah kemarin dilaporkan kesepakatan semakin dekat antara Uni Eropa dengan Inggris. Kini pasar mendapatkan berita terbaru yang mengatakan bahwa para anggota parlemen partai DUP dan Irlandia terlihat tidak menyukai kesepakatan Brexit dari PM Inggris serta kepala negosiator Uni Eropa, Michael Barnier menunjukkan kekecewaanya terhadap proposal dari Inggris.

Data ekonomi penting hari ini adalah data inflasi Inggris pukul 15:30 WIB, inflasi zona Euro pukul 16:00 WIB, inflasi Kanada pukul 19:30, dan data penjualan retail AS pukul 19:30 WIB.

Potensi Pergerakan

Emas

Harga emas berpeluang untuk bergerak naik dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di $1485 – $1490 karena outlook akan meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven dibalik kembali munculnya friksi terbaru antara AS dengan Tiongkok yang terkait dengan RUU Hong Kong di tengah belum adanya kepastian hubungan dagang di antara kedua negara tersebut. Namun, harga emas berpotensi untuk bergerak turun, menguji support di $1477 – $1472 jika data penjualan retail AS dirilis lebih baik dari estimasi.

Minyak

Outlook perlambatan ekonomi global serta suplai minyak mentah di AS yang diperkirakan meningkat berpeluang akan menjadi beban untuk pergerakan harga minyak dalam jangka pendek untuk menguji level support di $52.50 – $52.00. Sementara itu jika harga bergerak naik, level resisten terlihat di $53.40 – $53.90.

EURUSD

EURUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek pada outlook sentimen hindar aset berisko untuk menguji level support di 1.1000 – 1.0960. Namun, EURUSD berpeluang untuk bergerak naik, menguji level resisten di 1.1060 – 1.1100 jika data inflasi konsumen zona Euro yang dirilis pukul 16:00 WIB hasilnya lebih tinggi dari estimasi.

GBPUSD

GBPUSD berpotensi untuk berbalik turun dalam jangka pendek untuk membidik support di 1.2720 – 1.2670 di tengah kembali munculnya keraguan pasar akan tercapainya kesepakatan Brexit setelah adanya penolakan dari partai DUP dan pernyataan kekecewaan dari kepala negosiator Uni Eropa. Namun, jika data inflasi konsumen Inggris yang dirilis lebih tinggi dari estimasi pada pukul 15:30 WIB, berpeluang memicu kenaikan GBPUSD untuk menguji level resisten di 1.2800 – 1.2850.

USDJPY

USDJPY berpeluang untuk bergerak turun dalam jangka pendek di tengah outlook hindar aset berisiko karena ketegangan terbaru antara AS dengan Tiongkok, untuk menguji level support di 108.40 – 107.90. USDJPY berpeluang untuk bergerak naik menguji level resisten di 109.20 – 109.70 jika perilisan data penjualan retail AS dirilis lebih tinggi dari estimasi.

AUDUSD

AUDUSD berpeluang untuk bergerak turun dalam jangka pendek untuk menguji level support di 0.6720 – 0.6670 di balik memburuknya hubungan antara AS dengan Tiongkok pasca adanya ancaman dari Beijing bahwa mereka akan melakukan pembalasan jika AS mensahkan RUU Hong Kong. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di 0.6780 – 0.6830.