Pound memangkas beberapa kerugiannya Senin (13/1) terhadap dolar setelah jatuh ke posisi terendah dua setengah minggu karena data ekonomi Inggris yang lebih lembut memperkuat ekspektasi untuk penurunan suku bunga Bank of England.

Pemerintahan Presiden Donald Trump berencana mengangkat label Tiongkok sebagai manipulator mata uang. kata orang-orang yang akrab dengan masalah ini, hal ini menghilangkan hambatan untuk kesepakatan perdagangan yang akan ditandatangani kedua negara minggu ini.

Market movers hari adalah data Trade Balance Tiongkok dan CPI m/m dan Core CPI m/m yang akan di rilis pada jam 20:30 WIB.
Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpotensi bergerak turun menguji level support di 1532 – 1527 karena tertekan oleh tingginya minat pelaku pasar pada aset beresiko di tengah optimisme kesepakatan dagang AS-Tiongkok. Resisten harga emas berada di level 1545 – 1550.

MINYAK

Tertekan oleh menurunya tensi dagang AS-Iran berpotensi terus menekan turun harga minyak menguji level support di 57.30 – 57.00, Namun optimisme kesepakatan dagang AS-Tiongkok berpeluang kembali menopang kenaikan harga minyak ke level resisten di 59.00 – 59.25.

EURUSD

EURUSD berpeluang bergerak naik menguji level resisten di 1.1150 – 1.1170 karena tertopang oleh optimisnya pasar pada penandatangan kesepakatan dagang AS-Tiongkok. Support EURUSD berada pada kisaran 1.1150 – 1.1130.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang bergerak turun menguji level support di 1.2945 – 1.2920 karena BOE yang berpotensi lebih dovish. Resisten GBPUSD berada pada kisaran 1.3030 – 1.3060.

USDJPY

Menguatnya indeks Nikkei berpotensi menekan turun yen Jepang, USDJPY berpeluang bergerak naik menguji level resisten di 110.30 – 110.50. Namun jika bergerak turun USDJPY berpotensi menguji support di kisaran 110.00- 109.70.

AUDUSD

AUDUSD berpotensi bergerak turun menguji level support di 0.6860 – 0.6840 bila data neraca transaksi berjalan Tiongkok dirilis lebih rendah dari perkiraan, Namun jika lebih baik AUDUSD berpeluang menguji resisten di 0.6910 – 0.6940.