Euro mampu bertahan stabil terhadap dolar pada hari Jumat (13/9) meskipun Bank Sentral Eropa melanjutkan pembelian utang pemerintah dari November untuk mendukung ekonomi yang lesu. Optimisme pada negosiasi dagang AS-Tiongkok terus mendorong imbal hasil Treasury lebih tinggi dan berpotensi membebani mata uang safe-haven.

Selanjutnya pasar akan tertuju pada Federal Reserve AS yang diperkirakan akan memangkas suku bunga minggu depan sementara pelonggaran ECB menekan Bank of Japan untuk mengikutinya.

Movers lainnya adalah Data Core Retail Sales AS Dan Prelim UoM Consumer Sentiment yang mulai dirilis pukul 19:30 WIB akan menjadi katalis bagi pergerakan harga emas.


Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpotensi bergerak naik dalam jangka pendek menguji level resisten di 1505 – 1510 karena tertopang oleh ECB yang umumkan program pembelian obligasi baru yang masif dan memangkas suku bunga acuan sebesar 10 basis poin menjadi -0.5%. Namun optimisme dagang AS-Tiongkok berpeluang menekan harga emas menguji level 1490 – – 1485.

MINYAK

Harga minyak berpotensi bergerak turun menguji level support di 53.95 – 53.40 seiring OPEC yang tidak membicarakan proyeksi pemangkasan produksi lebih lanjut pada pertemuan di Abu Dhabi (12/9), serta kekhawatiran pertumbuhan ekonomi global juga turut mengurangi perminataan minyak. Resisten harga minyak berada pada level 56.20 – 56.80.

EURUSD

Pasar yang telah mengantisipasi pemangkasan suku bunga European Central Bank (ECB) pada pertemuan hari Kamis (12/9) berpotensi berbalik menopang kenaikan EURUSD menguji level resisten 1.1110 – 1.1140. Namun jika harga bergerak turun EURUSD berpotensi menguji level support di 1.0985 – 1.0960.

GBPUSD

Laporan bahwa bahwa Uni Eropa siap untuk memberikan perpanjangan Brexit lain ke Inggris untuk mencegah negara meninggalkan EU tanpa kesepakatan, berpeluang menopang GBPUSD menguji level resisten di 1.2385 – 1.2400. Support GBPUSD berada pada kisaran 1.2280 – 1.2260.

USDJPY

Optimisme pada negosiasi AS-Tiongkok telah menopang minat pelaku pasar terhadap aset beresiko, USDJPY bergerak naik menguji level resisten di 108.40 – 108.65. Jika bergerak turun USDJPY berpotensi menguji level support di 107.80 – 107.50.

AUDUSD

AUDUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek menguji level support di 0.6840 – 0.6820. Namun mencairnya hubungan dagang AS-Tiongkok berpeluang menopang AUDUSD menguji level resisten di 0.6895 – 0.6920.