Perilisan data upah dan tenaga kerja Inggris akan menjadi data penting hari ini di tengah masih terjadinya krisis negosiasi Brexit meskipun kemarin ketua negosiator Brexit Uni Eropa Michael Barnier mengatakan kepada menteri-menteri kawasan Uni Eropa bahwa unsur utama dari pernjanjian keluar siap untuk di serahkan kepada kabinet Inggris pada hari Selasa.

Sementara itu fokus lainnya akan tertuju pada pidato anggota FOMC Lael Brainard pukul 22.00 WIB dan perilisan anggaran belanja pemerintah AS pukul 2.00 WIB/Rabu di tengah sentimen menguatnya dollar AS karena outlook kenaikan suku bunga AS di bulan depan.

Potensi pergerakan

Emas

Harga emas berpotensi masih dalam tekanan turun karena solidnya pergerakan dollar AS pada outlook kenaikan suku bunga AS di bulan Desember dengan menguji level support di 1195 – 1197. Sementara itu jika harga bergerak naik, level resisten terdekat terlihat di 1207 – 1210.

Minyak

Harga minyak berpeluang lanjutkan pelemahannya yang sudah berlangsung dalam 11 hari terakhir di tengah pasar yang mempertimbangkan pengurangan suplai sebesar 500 ribu barel per hari dari Arab Saudi tidak akan mempengaruhi kondisi oversuplai dengan menguji level support di $58.50-$58.20. Untuk sisi atasnya, level resisten terlihat di area $59.50 – $60.00.

EURUSD

Pergerakan EURUSD berpotensi masih akan bergerak turun dalam jangka pendek seiring masih khawatirnya pasar terhadap kebuntuan negosiasi proposal anggaran antara Italia dan Uni Eropa yang akan di bahas hari ini, di tengah sinyal tidak adanya perubahan sikap dari Italia dengan menguji level support di 1.1170 – 1.1150. Untuk sisi atasnya, level resisten terlihat di area 1.1270 – 1.1300.

GBPUSD

Sentimen ketidakpastian Brexit yang masih dikhawatirkan pasar saat ini akan masih menjadi beban bagi pergerakan GBPUSD dengan mengincar support di 1.2800 – 1.2750. Namun, GBPUSD berpotensi untuk bergerak naik jika data upah dan tenaga kerja Inggris dirilis optimis dengan level resisten terlihat di area 1.2900 – 1.2945.

USDJPY

Pergerakan USDJPY berpotensi akan bergerak naik jangka pendek jika pasar mempertimbangkan penguatan dollar AS dengan level resisten berada di area 114.20 – 114.50. Namun, dengan tertekannya pergerakan pasar ekuitas yang tercermin dalam pelemahan Wall Street akhir-akhir ini berpotensi memicu penurunan USDJPY mengincar support di 113.40 – 113.20.

AUDUSD

Sentimen menguatnya dollar AS dan kekhawatiran terhadap memburuknya outlook ketegangan dagang antara AS dan China setelah Presiden Trump dalam tweet terbarunya yang mengatakan bahwa AS tidak akan mentolerir defisit perdagangan substansial dengan negara lain berpeluang memicu pelemahan AUDUSD lebih lanjut, mengincar support di 0.7150 – 0.7120. Untuk sisi atasnya, level resisten terdekat berada di 0.7200 – 0.7220.