Harga emas berpeluang untuk lanjutkan kenaikannya dalam jangka pendek seiring masih tingginya minat pasar terhadap aset safe haven pada sentimen kekacauan politik di Hong Kong yang membuat pasar ekuitas dan yield obligas bergerak turun serta adanya ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan memangkas suku bunga kembali.

Fokus hari ini akan tertuju pada data penting dari Inggris, yaitu indeks upah rata-rata dan tenaga kerja yang dijadwalkan pukul 15:30 WIB dan inflasi konsumen AS pada pukul 19:30 WIB.

Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpotensi bergerak naik dalam jangka pendek di tengah pasar yang lebih tertarik pada aset safe haven pada kondisi kekacauan politik di Hong Kong dan ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan memangkas suku bunga kembali untuk menguji level resisten di $1516 – $1521. Namun, harga emas berpotensi untuk turun jika data inflasi konsumen AS yang dirilis pukul 19:30 WIB hasilnya lebih tinggi dari estimasi untuk menguji level support di $1508 – $1503.

Minyak

Harga minyak berpotensi untuk bergerak turun dalam jangka pendek jika pasar kembali mencemaskan outlook perlambatan ekonomi global yang dipicu masih berlangsungnya perseteruan antara dua konsumen minyak terbesar di dunia yaitu AS dan Tiongkok untuk menguji level support di $54.40 – $53.90. Namun, harga minyak berpeluang untuk bergerak naik, mengincar resisten di $55.20 – $55.70 jika pasar kembali mempertimbangkan langkah OPEC untuk membatasi produksinya.

EURUSD

EURUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek seiring masih adanya kekhawatiran pasar terhadap kondisi politik di Italia setelah terpecahnya koalisi di pemerintahan Italia untuk menguji level support di 1.1190 – 1.1140. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di 1.1250 – 1.1300 dengan fokus pasar akan tertuju pada data inflasi Jerman pukul 13:00 WIB dan sentimen ekonomi Jerman versi ZEW pukul 16:00 WIB

GBPUSD

GBPUSD berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek di tengah sentimen mulai adanya rencana untuk menolak no-deal Brexit dari kalangan parlemen untuk menguji level resisten di 1.2110 – 1.2160. Namun, GBPUSD berpotensi untuk bergerak turun jika data ekonomi Inggris yang djadwalkan dirilis pukul 15:30 WIB menunjukkan hasil yang lebih buru dari estimasi untuk membidik support di 1.2050 – 1.2000.

USDJPY

USDJPY berpotensi untuk bergerak turun dalam jangka pendek seiring meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven karena ketidakpastian politik dan ekonomi global untuk menguji level support di 105.00 – 104.50. Jika bergerak naik level resisten di 105.60 – 106.10.

AUDUSD

Pernyataan terbaru dari pejabat RBA Christoper Kent yang mengatakan bahwa bank sentral tidak mungkin menjadi negatif dan optimisnya data keyakinan bisnis Australia yang dirilis oleh NAB berpeluang mendorong kenaikan AUDUSD dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 0.6790 – 0.6840. Namun, jika dominannya sentimen hindar aset berisiko dan ketegangan dagang AS-Tiongkok berpeluang memicu penurunan untuk menguji level support di 0.6730 – 0.6680.