1. Harga emas berpeluang masih dalam tekanan turun dalam jangka pendek di tengah outlook menguatnya dolar AS setelah adanya pernyataan yang optimis dari Gedung Putih mengenai kesehatan Presiden Trump pasca dirinya positif terinfeksi korona. Sentimen lain yang berpotensi menekan harga emas adalah belum adanya sinyal progres lanjutan dalam negosiasi stimulus di AS. Fokus hari ini akan tertuju ke data ISM Non-Manufacturing PMI AS pukul 21:00 WIB.

2. Harga minyak berpotensi bergerak turun di tengah sentimen kekhawatiran melambatnya permintaan karena pandemi Covid-19 serta kelebihan suplai global setelah suplai dari OPEC dikabarkan meningkatnya produksinya di bulan September dari periode sebelumnya dan Baker Hughes pada akhir pekan lalu melaporkan kenaikan aktivitas rig AS.

3. EURUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek di tengah outlook hindar aset berisiko, potensi terjaganya penguatan dolar AS dan kekhawatiran melonjaknya kasus Covid-19 di beberapa negara Eropa. Fokus hari ini akan tertuju ke data indeks jasa Jerman dan zona Euro yang dirilis mulai pukul 14:55 WIB dan 15:00 WIB, data tingkat keyakinan zona euro pukul 15:30 WIB, penjualan retail zona Euro pukul 16:00 WIB serta perkembangan pertemuan Eurogroup.

4.  GBPUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek jika masih solidnya kinerja dolar AS di tengah ketidakpastian stimulus di AS. Namun, penurunan berpeluang terbatas dan dapat bergerak naik jika pasar menyambut baik progres negosiasi Brexit, dimana perundingan sepakat diperpanjang sebulan kembali. Fokus hari ini akan tertuju ke data indeks jasa Inggris yang dirilis pukul 15:30 WIB.