Keputusan moneter terbaru dari Reserve Bank Australia yang dirilis pukul 11:30 WIB akan menjadi perhatian utama pasar di hari Selasa (4/8), khususnya untuk trader dolar Australia. Jika mereka memberikan keputusan yang cenderung hawkish seperti mempertahankan suku bunga atau berikan pernyataan yang optimis berpeluang memicu penguatan dolar Australia. Namun, jika mereka berikan pandangan yang pesimis, terutama di tengah melonjaknya kasus penyebaran virus korona di wilayah Victoria berpotensi menjadi beban untuk kinerja dolar Australia.

Sementara itu untuk sektor komoditas. Harga emas berpeluang bergerak naik kembali setelah sempat terkoreksi dari level tertinggi sepanjang masa karena kekhawatiran terhadap penyebaran virus korona dan ketegangan antara AS dengan Tiongkok. Sementara itu harga minyak berpeluang bergerak turun di tengah outlook melambatnya permintaan dan OPEC+ yang mengurangi level pemangkasan produksi mereka mulai Agustus.

Potensi Pergerakan 

EMAS 

Setelah berakhir hanya menguat $1.13 di level $1977.02 di hari Senin. Pada hari ini emas berpeluang untuk bergerak naik kembali untuk menguji level resisten di $1980-$1988 di tengah masih adanya kekhawatiran akan peyebaran virus korona dan ketegangan antara AS-Tiongkok. Namun, jika dolar AS kembali menguat, khususnya pada perilisan data factory order AS yang optimis pukul 21:00 WIB, harga emas berpeluang bergerak turun untuk menguji level support di $1964 – $1956.

MINYAK 

Harga minyak berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek untuk menguji level support di $40.20 – $39.50 karena outlook melambatnya permintaan dan berkurangnya level pemangkasan produksi oleh OPEC+ setelah kemarin ditutup menguat $0.34 di level $40.77 seiring optimisnya data indeks manufaktur di berbagai negara maju. Namun, harga minyak berpeluang untuk bergerak naik, menguji resisten di $41.20 – $41.70 jika dominannya sentimen pelemahan dolar AS.

EURUSD

Pasca ditutup turun 15 pips di lvel 1.1763 di hari Senin, EURUSD berpeluang untuk berbalik naik dalam jangka pendek untuk hari ini menguji level resisten di 1.1800 – 1.1870 di tengah sedang tertekannya dolar AS. EURUSD berpotensi bergerak turun untuk menguji support di 1.1720 – 1.650 jika data PPI zona euro yang dirilis pukul 16:00 WIB hasilnya pesimis.

GBPUSD 

GBPUSD berpeluang untuk kembali bergerak naik setelah kemarin berakhir melemah 10 pips di level 1.3075 karena outlook pelemahan dolar AS untuk menguji level resisten di 1.3110 – 1.3180. Jika bergerak turun, level support terlihat di  1.3030 – 1.2960.

USDJPY 

Sentimen optimisnya data CPI Tokyo dan basis moneter Jepang yang dirilis pagi ini berpeluang memicu penurunan lebih lanjut untuk USDJPY setelah kemarin berakhir melemah 32 pips di level 106.04 untuk menguji level support di 105.80 – 105.40. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di 106.30 – 106.70.

AUDUSD

Setelah berakhir turun 20 pips di level 0.7124 di hari Senin. AUDUSD berpeluang naik dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 0.7150 – 0.7200 jika bank sentral Australia dalam keputusan moneternya pukul 11:30 WIB berikan keputusan dan pernyataan yang hawkish/optimis. Namun, jika mereka berikan pandangan yang dovish, khususnya karena kekhawatiran terhadap penyebaran virus korona di Australia berpotensi menjadi beban untuk kinerja AUDUSD untuk menguji level support di 0.7070 – 0.7020.