Keputusan moneter terbaru dari Reserve Bank Australia yang akan diumumkan pada pukul 11:30 WIB berpeluang akan menjadi penggerak pasar di awal perdagangan hari Selasa dimana mereka diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 0.25% menjadi 1.00%. Jika mereka mewujudkan ekspektasi pasar, dollar Australia berpeluang untuk turun tajam .

Selanjutnya fokus pasar hari ini akan tertuju pada keputusan OPEC dimana mereka diperkirakan akan menyetujui perpanjangan pengurangan produksi untuk sembilan bulan kedepan serta perkembangan terbaru untuk potensi perang dagang AS-Uni Eropa pasca kantor perwakilan dagang AS mengusulkan tambahan tarif sebesar $4 miliar untuk menegakan hak-hal AS dalam perselisihan dengan World Trade Organization (WTO) terhadap Uni Eropa dan negara anggota Uni Eropa tertentu mengenai subsidi Uni Eropa untuk pesawat sipil besar.

Potensi Pergerakan

Emas

Harga emas berpeluang untuk lanjutkan penurunannya untuk menguji support di $1383 – $1378 dibalik sentimen menguatnya dollar AS pasca perilisan data indeks manufaktur AS yang optimis semalam serta menguantnya pasar ekuitas global. Namun, harga emas berpeluang untuk berbalik naik jika pasar melakukan aksi short covering pasca penurunan tajam kemarin untuk mengincar resisten di $1391 – $1396.

Minyak

Harga minyak berpotensi melanjutkan kenaikannya dari kemarin untuk menguji resisten di $59.30 – $59.80 dibalik banyaknya dukungan dari anggota OPEC dan non OPEC untuk perpanjangan waktu kesepakatan pengurangan produksi yang diperkirakan hingga sembilan bulan kedepan. Jika harga bergerak turun, level support terlihat di $58.50 – $58.00.

EURUSD

EURUSD berpotensi bergerak turun dalam jangka pendek dibalik kekhawatiran terhadap perang dagang antara AS dengan Uni Eropa serta menguatnya dollar AS untuk menguji level support di 1.1250 – 1.1200. Namun, EURUSD berpeluang untuk bergerak naik, menguji ke level 1.1310 – 1.1360 jika data penjualan retail Jerman yang dirilis pukul 13:00 WIB dirilis optimis.

GBPUSD

Pelemahan GBPUSD berpotensi berlanjut dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.2615 – 1.2565 di tengah masih berlangsungnya kekhawatiran terhadap ketidakpastian Brexit dan menguatnya dollar AS. GBPUSD berpeluang untuk bergerak naik menguji resisten di 1.2675 – 1.2725 jika data indeks konstruksi Inggris yang dirilis pukul 15:30 WIB hasilnya lebih baik dari estimasi.

USDJPY

USDJPY berpotensi untuk bergerak naik dalam jangka pendek pada sentimen risk appetite dan menguatnya dollar AS untuk menguji resisten di 108.60 – 109.10. Jika bergerak turun, level support di 108.00 – 107.50.

AUDUSD

AUDUSD berpeluang untuk bergerak turun untuk menguji support di 0.6930 – 0.6850 jika Reserve Bank Australia (RBA) melakukan pemangkasan suku bunga yang diperkirakan sebesar 0.25% menjadi 1%. Namun, AUDUSD berpotensi untuk bergerak naik, mengincar resisten di 0.6990 – 0.7040 jika mereka memberikan pernyataan moneter yang tidak sedovish perkiraan pasar.