Analisa Fundamental Forex Mingguan Dollar AS (10-14 Agustus 2015)

0
459

Analisa fundamental forex mingguan Dollar AS pada minggu ini (10 – 14 Agustus 2015), terlihat minim sekali indikator kunci yang akan menjadi penguat sinya timing point kenaikan suku bunga The Fed apakah secapat September. Namun patut diperhatikan statment terbaru The Fed di mana waktu semakin dekat dengan September, dan pekan ini pidato anggota FOMC Atlanta Dennis Lockhart dijadwalkan pada tangga 10 Agustus. Pasar akan memantau pernyataan lebih jelas terkait yang disampaikannya dalam wawancara dengan WSJ pekan lalu. Pidato anggota FOMC lainnya Dudley pekan ini juga dijadwalkan pada tanggal 12 Agustus.

Adapun data-data indikator fundamental patut diperhatikan pada minggu ini adalah Unit Labor Cost QoQ untuk kwartal kedua, data penjualan retail (Retail Sales) bulan Juli, JOLTs Job Opening Juni, dan jumlah klaim pengangguran (Unemployment Claim) per 8 Agustus.

Pergerakan forex Dollar AS pada minggu yang lalu (3 – 7 Agutus 2015) mengalami peguatan tehadap sebagian besar mata uang lainnya, ini terlihat pada index dollar AS secara mingguan mengalami penutupan bullish di level 97.630 dari pembuakan awal pekan di level 97.250 meskipun tarik-menarik antara kekecewaan data ketenagakerjaan dan pernyataan optimis Dennis Lockhart. Adapun data lainnya yang mengejutkan penguatan dollar AS yaitu sentimen positif dari ISM-Non Maufacturing PMI Juli menujukan kenaik terbaik sejak 2008 pada skor 60.30, dan pada Jumat akhir pekan lalu penguatan oleh sentimen NFP harus terhapus oleh aksi profit taking yang ditengarai oleh keraguan kenaikan Fed Rate akan secepat September.

Pergerakan forex Dollar AS pada minggu lalu didalangi oleh teka-teki timing kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) apakah secepat September atau Desember di mana hal ini The Fed masih berhati-hati pada data-data pendukung pencapaian target inflasi 2.0% (Core Inflation Rate saat ini 1.8 %). Sikap hati-hati tersebut terbaca pada hasil pertemuan FOMC dua pekan yang lalu The Fed belum menyampaikan titik waktu normalisasi ekonomi dengan kenaikan suku bunga tersebut dimulai anttara rentang September-Desember, sebaliknya The Fed masih mempertimbangkan perkembangan data-data fundamental terutama pada sektor tenaga kerja dan tingkat upah.

Minggu lalu perkembangan data indikator ketenagakerajaan tersebut untuk bulan Juli telah ditunjukkan melalui survei Employment Change versi ADP hanya mencatatkan 185 ribu pekerjaan yang terserap. Sebuah kekecewaan di mana pada bulan sebelumnya mencatakan sebanyak 229 ribu pekerjaan. Hal ini juga ditunjukan oleh data NonFarm Payroll (NFP) turun mejadi 215 ribu untuk bulan Juli dari bulan sebelumnya mencatatkan penyerapan pekerjaan di luar sektor pertanian sebanyak 231 ribu. Penurunan ini mixed dengan kondisi Unemployment Rate stabil pada angka 5.3%, tingkat partisipasi kerja (Participation Rate) stabil 62.6%, dan Average Hourly Earning mengkat menjadi 0.2%.