Hari ini Theresa May akan secara resmi tidak lagi menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris. Hal ini berpotensi menyebabkan ketidakpastian politik yang terjadi di Inggris menjelang tenggat waktu Inggris keluar dari Uni Eropa. Hingga saat ini, skenario Brexit masih belum jelas bagaimana outlooknya. Gagalnya May saat mendapat suara dari oposisi menjadi hambatan yang membuat belum ada kepastian.

Rilis data GDP Inggris dan industri manufaktur pukul 15.30 WIB akan menjadi fokus. Jika data-data ini menunjukan adanya perlambatan ekonomi di Inggris, maka GBPUSD berpotensi untuk melemah.

Potensi Pergerakan

Emas
Harga emas membukukan penguatan selama tujuh hari beruntun setelah rilis data Non Farm Payroll (AS) Jumat lalu dirilis lebih buruk dari ekspektasi. Ini menguatkan ekspektasi pemangkasan tingkat suku bunga The Fed yang menjadi katalis positif untuk harga emas. Penguatan tajam tersebut berpotensi memicu aksi profit taking. Setelah dibuka gap down, potensi pelemahan selanjutnya jika mampu menembus konsisten 1329 akan mengincar area 1325. Resisten terdekat di 1339.

Minyak Mentah
Arab Saudi kembali mengatakan akan melanjutkan program pemangkasan tingkat produksi setelah bulan Juni nanti. Ini bisa menjadi katalis penguatan harga minyak jika harga mampu menembus konsisten 54.55 sebelum mengincar area 55.20. Support di level 53.00.

EURUSD
Setelah penguatan tajam dan menyentuh level tertinggi 10 pekan, aksi profit taking berpotensi terjadi jika EURUSD belum mampu menembus ke atas 1.1340. Support terdekat di 1.1300. Jika tembus potensi turun selanjutnya ke 1.1275. Namun jika mampu menembus ke atas 1.1340, peluang penguatan selanjutnya 1.1360 di tengah sentimen pelemahan dollar karena ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed.

GBPUSD
Rilis data-data ekonomi hari ini akan menjadi fokus dan GBPUSD cenderung melemah di tengah adanya kekhawatiran ketidakpastian politik. Jika data ekonomi juga menjadi katalis negatif, maka potensi pelemahan akan menguji support di 1.2690 sebelum mengincar 1.2680. GBPUSD cenderung selama bergerak di bawah 1.2745

USDJPY
USDJPY terlihat bergerak volatil pada pekan lalu setelah dollar mendapat sentimen negatif dari rilis data NFP AS. Namun, ekspektasi pemangkasan tingkat suku bunga The Fed telah mengangkat nilai pasar ekuitas yang berdampak pada berkurangnya permintaan terhadap yen. USDJPY berpeluang naik jika mampu tembus konsisten di atas 108.55 untuk mengincar 108.75 setelah dibuka gap up hari ini. Support terdekat di 108.15.

AUDUSD
Meski neraca perdagangan China terlihat surplus, namun AUDUSD justru bergerak turun dan tampaknya belum mampu menembus ke atas level psikologis 0.7000. Jika belum mampu menembus ke atas level tersebut, potensi pelemahan AUDUSD mengincar 0.6950 jika mampu menembus konsisten 0.6970. Resisten terdekat di 0.7000.