Dolar naik ke level tertinggi tiga minggu pada hari Jumat, terangkat oleh harapan bahwa sengketa perdagangan yang berlarut-larut antara Amerika Serikat dan Cina akan segera diselesaikan.

Data AS Average Hourly Earnings dan Non-Farm Employment Change yang akan di rilisi mulai pukul 19:30 WIB akan menjadi sentimen terhadap dolar dan akan berpengaruh langsung terhadap harga emas.

EMAS

Harga emas berpeluang bergerak naik menguji resisten dalam jangka pendek di level 1298 – 1305. Namun harga emas berpotensi kembali tertekan jika data Average Hourly Earnings dan Non-Farm Employment Change AS dirilis lebih baik dari estimasi menguji support di 1285 – 1282.

MINYAK

Harga minyak berpotensi bergerak turun menguji level support di 61.55 – 61.20 mengikuti naiknya cadangan minyak AS yang berpeluang membanjiri pasar. Namun outlook yang lebih baik dari negosiasi dagang AS-Cina dan pemagkasan produksi OPEC berpeluang kembali naikkan harga minyak menguji resisten di 62.50 – 63.00.

EURUSD

EURUSD berpotensi tertekan menguji level support jika data German Industrial Production dirilis lebih rendah dari ekspektasi, 1.1190 – 1.1170, gagal menembus level support tersebut EURUSD berpotensi menguji resiste di 1.1255 – 1.1280.

GBPUSD

Tertekan oleh kekhawatiran bahwa Inggris mungkin menuju penundaan Brexit yang berlarut-larut GBPUSD berpeluang bergerak turun menguji level support di 1.3010 – 1.2975. Resisten GBPUSD berada pada kisaran 1.3120 – 1.3160.

USDJPY

Spekulasi bahwa Amerika Serikat dan China dekat dengan kesepakatan perdagangan yang dapat mengakhiri perang tarif berpelaung menopang USDJPY menguji level resisten di 112.10 – 112.30. support USDJPY berada pada level 111.20 – 111.00.

AUDUSD

AUDUSD berpeluang bergerak naik menguji level resisten di 0.7145 – 0.7170 karena di topang oleh kemajuan dalam negosiasi perdagangan AS-Cina, gagal menembus level resisten tersebut berpotensi menekan AUDUSD menguji level support di 0.7080 – 0.7050.