Perilisan data GDP AS yang dijadwalkan pukul 19:30 WIB berpeluang menjadi katalisator buat pergerakan dollar AS setelah menguat selama dua hari terakhir di tengah pasar menantikan pidato dari sejumlah anggota FOMC seperti Randal Quarles, Richard Clarida dan Michelle Bowman untuk mencari petunjuk kebijakan moneter bank sentral AS di masa mendatang.

Selain itu perilisan data indeks harga konsumen Jerman berpotensi akan menggerakan EURUSD di tengah sikap dovish Presiden ECB Draghi dalam pidatonya kemarin. Sementara itu perkembangan tarik ulur parlemen Inggris terkait perkembangan Brexit masih berpotensi memicu volatilitas GBPUSD

Potensi Pergerakan

Emas

Harga emas berpeluang untuk bergerak turun dalam jangka pendek di tengah sentimen menguatnya dollar AS untuk menguji level support di $1305 – $1300. Jika bergerak naik, level resisten terdekat terlihat di $1312 – $1317. Hari ini pasar menantikan perilisan data GDP Q4 dari Amerika Serikat untuk petunjuk pergerakan dollar AS.

Minyak

Meningkatnya cadangan minyak mentah AS dalam laporan EIA semalam berpotensi memicu penurunan harga minyak dalam jangka pendek untuk menguji level support di $58.90 – $58.40. Namun, jika pasar mempertimbangkan masih berlangsungnya pembatasan suplai oleh OPEC+ dan terganggunya produksi Venezuela berpeluang menopang kenaikan harga minyak untuk menguji resisten di $59.80 – $60.30.

EURUSD

Pernyataan Presiden ECB Draghi yang terlihat dovish kemarin seta sentimen menguatnya dollar AS berpotensi membebani pergerakan EURUSD dalam jangka pendek untuk menguji support di 1.1210 – 1.1150. Jika harga naik, level resisten terlihat di area 1.1280 – 1.1340 dengan pasar hari ini nantikan data inflasi Jerman untuk petunjuk tingkat kesehatan negara dengan tingkat ekonomi terbesar di zona Euro.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang untuk melemah dalam jangka pendek di tengah kekhawatiran pasar terhadap ketidakpastian Brexit setelah dalam laporan terakhir menunjukkan semua usulan PM May ditolak Parlemen Inggris dengan menguji support di 1.3100 – 1.3040. Untuk sisi atasnya, level resisten terlihat di area 1.3230 – 1.3300.

USDJPY

USDJPY berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek jika pasar kembali memburu aset safe haven yen di tengah kejatuhan pasar saham dengan level support di 110.00 – 109.70. Namun, jika sentimen penguatan dollar mendominasi pasar, USDJPY berpeluang bergerak naik untuk menguji resisten di 110.70 – 111.00.

AUDUSD

AUDUSD berpeluang untuk melemah dalam jangka pendek di tengah outlook menguatnya dollar AS dan menjauhnya pasar dari aset berisiko untuk menguji level support di 0.7040 – 0.7000. Jika naik, level resisten terlihat di 0.7110 – 0.7150.